Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Bandung Cetak Kader Pengawasan

Bandung Raya

Minggu, 10 November 2019 | 14:12 WIB

191110141320-jelan.jpg

Ziyan Muhammad Nasyith

Sejumlah peserta berbincang sebelum mengikuti tes wawancara Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang diadakan oleh Bawaslu Kabupaten Bandung, di Soreang, Ahad (10/11/2019).


BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung siap mencetak Kader Pengawasan Partisipatif berkualitas lewat Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP), yang akan dilaksanakan pada 12-16 November 2019. Diharapkan, mereka bisa menjadi bagian agen pengawasan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bandung 2020 mendatang.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga pada Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia menjelaskan, pihaknya akan menggelar SKPP gelombang pertama yang akan diikuti oleh 90 orang melalui mekanisme rekrutmen secara terbuka.

"Kami telah umumkan ke publik pada 7-9 November sekaligus menyampaikan berkas pendaftaran. Selanjutnya, pada hari ini kami lakukan wawancara dan besok kami umumkan mereka yang layak mengikuti program ini," ujar Hedi di Soreang, Ahad (10/11/2019).

Hedi menyebutkan, total peserta yang mendaftarkan diri pada SKPP gelombang pertama ini mencapai 146 orang. Sedangkan mereka yang memenuhi persyaratan administrasi sebanyak 131 orang. Selanjutnya, dari yang lolos administrasi ini akan diambil sebanyak 90 orang.

Dirinya menuturkan, para peserta akan dibekali materi kepemiluan oleh para akademisi dan penggiat pemilu. Tujuan akhir dari kegiatan tersebut adalah peserta akan langsung terjun ke lapangan mengawasi tahapan Pilkada Serentak 2020. Mereka ikut menjadi sel-sel Bawaslu dalam melakukan edukasi pengawasan pada pemilihan Bupati Bandung dan Wakil Bupati Bandung itu.

"Ilmu dan pengetahuan yang mereka dapatkan dalam kegiatan ini sangat penting dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan pemilu, dan diharapkan mereka bisa mengajak masyarakat daerah sekitarnya masing-masing," katanya.

Lebih lanjut Hedi mengatakan, SKPP merupakan kegiatan penting karena Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pengawasan. Menurutnya, harus ada dukungan dari masyarakat supaya pengawasan pemilu berjalan lebih efektif.

"Bawaslu punya kewajiban untuk mempersiapkan masyarakat agar ikut berperan dalam pengawasan, untuk menciptakan kontestasi yang luber dan jurdil," ujarnya.

Rekrutmen Panwascam
Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan tahapan Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Bandung pada 13-26 November 2019 akan segera membuat pengumuman untuk rekrutmen pengawas tingkat kecamatan atau Panwascam.

Jumlah Panwascam yang dibutuhkan sebanyak 93 orang, sedangkan pendaftaran dan penerimaan berkas pada 27 November hingga 3 Desember 2019. Pengumuman penelitian hasil administrasi pada 12 Desember 2019.

"Adapun tes tulis dan wawancara akan dilaksanakan pada 13 sampai 17 Desember. Baru pada 18 Desember kami akan mengumumkan mereka yang dianggap layak menjadi Panwascam Pilkada 2020," ungkapnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA