Hanya Rp15 Miliar, DAK Pendidikan Pemkab Bandung Barat Turun Drastis

Bandung Raya

Sabtu, 9 November 2019 | 10:18 WIB

191109101939-hanya.jpg

dok

ilustrasi


PEMERINTAH Kabupaten Bandung Barat akan menerima Dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020 bidang pendidikan sebesar Rp15 miliar. Jumlah itu turun drastis dibandingkan DAK 2019 yang mencapai Rp61 miliar lebih.

"Anggaran untuk rehab saja sekitar Rp 100 juta per lokal.  Jadi kalau Rp 15 miliar hanya cukup buat 150 lokal," kata Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat Asep Nirwan di Ngamprah,  Jumat (8/11).

Namun,  ia buru-buru menjelaskan anggaran Rp 15 miliar tersebut baru angka sementara. Karena masih ada sekitar 1,5 bulan menjelang tutup tahun ada penambahan anggaran.

"Angka itu baru awal,  mudah-mudahan muncul tambahan mendekati akhir tahun," harapnya seraya menyebutkan penurunan DAK bidang pendidikan ini berlaku nasional.

DAK untuk SD paling banyak  yaitu mencapai Rp sekitar Rp10 miliar lebih, sedangkan untuk SMP sekitar Rp 4 miliar.

Kepala Bidang SMP  Dadang A. Sapardan menambahkan dari DAK 2020  sementara yang terpantau hanya Rp4 miliar untuk SMP. Padahal tahun 2019 DAK untuk SMP sekitar Rp 25 miliar.

"Tahun ini ada 69 paket yang diterima SMP. Digunakan untuk pembangunan ruang kelas baru, rehab ruang kelas dan.pembangunan laboratorium IPA," kata Dadang.

Ia menjelaskan, besaran DAK  yang diterima Kabupaten Bandung Barat diputuskan oleh Kementerian Pendidikan. Berpatokan dengan dasar pemilihan sekolah penerima DAK mengacu pada  Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

"Setiap tahunnya kami mengajukan.sekolah sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan DAK. Tapi semua keputusan  tetap ada di tangan Kementerian Pendidikan," ujarnya.

Sekarang ini pengerjaan fisik sedang berlangsung di sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan DAK. Polanya adalah swakelola dan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S).

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak  977 ruang kelas SD dan SMP di Kabupaten Bandung Barat alam kondisi rusak berat. Terdiri  dari 811 ruang kelas SD  dan 166 ruang kelas SMP.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA