Momentum Hari Pahlawan Awal Pendaftaran Balon Bupati Bandung

Bandung Raya

Kamis, 7 November 2019 | 17:37 WIB

191107173829-momen.jpg

Engkos Kosasih


SEKRETARIS DPD Partai Golkar H. Sugianto menyatakan, jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bandung 2020 mendatang, sejumlah pihak banyak yang bertanya-tanya tentang kesiapan Partai Golkar dalam menghadapi pilkada tersebut.

"Kita sudah mendapatkan surat edaran dari DPP Partai Golkar, yaitu acuannya berdasarkan pada juklak (petunjuk pelaksanaan) nomor 6 DPP Partai Golkar dalam perekrutan bakal calon kepala daerah. Sehingga Partai Golkar akan segera mulai dan diputuskan pada hari Minggu (10/11/2019) pada momentum Hari Pahlawan menetapkan panitia pendaftaran bakal calon bupati Bandung. Partai Golkar membuka pendaftaran yang akan menjadi calon kepala daerah," kata Sugianto kepada wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Bandung di Soreang, Kamis (7/11/2019).

Ia berharap, calon kepala daerah dari Partai Golkar harus mampu memperbaiki berbagai hal yang sudah dibangun oleh kepala daerah sebelumnya. Lebih bagus lagi meningkatkan pembangunan yang sudah dibangun kepala daerah sebelumnya, yaitu Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, baik pembangunan infrastruktur maupun sumber daya manusia. Hal itu berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan 2021-2026.

"Yang jelas Partai Golkar sudah menyiapkan bakal calon kepala daerah. Dengan harapan bisa melanjutkan pembangunan yang dirintis kepala daerah sebelumnya. Visi misinya yang diusung betul-betul fokus masalah lingkungan. Saat ini, persoalan lingkungan masih krusial. Dengan harapan, persoalan lingkungan di Kabupaten Bandung betul-betul bisa diselesaikan. Ini merupakan amanat DPD Partai Golkar," katanya.

Sugianto pun mengatakan, untuk menyiapkan bakal calon bupati Bandung itu, DPD Partai Golkar sudah menyiapkan tim seleksi bakal calon bupati Bandung. Termasuk sudah menentukan waktu pengambilan formulir pendaftaran dan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati Bandung 10-30 Nopember 2019.

"Bakal calon kepala daerah yang mendaftarkan diri ke Partai Golkar harus mengikuti ketentuan yang diatur dalam partai tersebut. Tim seleksi membuka pendaftaran bakal calon bupati Bandung ini sebagai bentuk keseriusan Partai Golkar," katanya.

Menurutnya, dalam persyaratan umum dan persyarayan khusus bakal calon bupati Bandung, mengacu kepada Undang-Undang Pilkada.

"Calon kepala daerah itu jelas harus memiliki komptensi bidang pendidikan. Selain itu, mereka harus memiliki catatan baik, di antaranya catatan bersih di kepolisian dan pengadilan," katanya.

Ia pun berharap, calon kepala daerah itu, mereka domisili di Kabupaten Bandung. "Ini sebuah kepatutan, calon kepala daerah domisilinya di Kabupaten Bandung. Supaya memahami proses pembangunan di Kabupaten Bandung. Memang domisi di luar kabupaten tak ada larangan, tapi ini azas kepatutan. Soalnya, kalau domisili di Kabupaten Bandung akan tahu keluh kesah masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA