Nih Hasil Mukerda Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh se-Kota Bandung

Bandung Raya

Rabu, 6 November 2019 | 15:59 WIB

191106160702-nih-h.jpeg

ist

Kepala Kemenag Kota Bandung, Dr. H. Yusuf, M.Pd, (dua kanan) didamping Ketua Forum KBIHU Kota Bandung, H.Tatang Sofyan (ketiga kanan) berfoto bersama dengan Panitia Mukerda PD FK KBOHU, di ruang seminar Pusdai Jabar,Jalan Diponegor Rabu (6/11/2019).


Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) bersama Pengurus Daerah Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (PD FK KBOHU), di ruang seminar Pusdai Jabar,Jalan Diponegor Rabu (6/11/2019).

Mukerda yang bertema "Miningkatkan Kualitas Bimbingan melalui Cinergitas Bimbingan Manasik dan Standarisasi Pekayanan KBIHU" dibuka Kepala Kemenag Kota Bandung, Dr. H. Yusuf, M.Pd.

Materi yang dibahas antara lain tentang cinergitas bimbingan manasik agar dilakukan melalui pertama; Kurikulum Silabus Materi Bimbingan yang Saling Komplementer (melengkapi), antara Bimbingan di KBIHU dengan di KUA.

Kedua ; Kualifikasi Pemateri Bimbingan yang harus sudah memiliki Sertifikasi. Ketiga ; Keselarasan Jadwal Manasik di KBIHU dan KUA, agar mencapai sasaran yang di inginkan.

Sementara untuk Standarisasi Pelayanan KBIHU harus transparan, serta harus ada aqad yang tertulis antara KBIHU dengan jama'ah tentang jenis pelayanan yang diberikan.

Penetapan biaya bimbingan haji tidak boleh melebihi aturan yang ditetapkan, dan harus ada usulan keinginan perubahan biaya bimbingan yang diajukan secara organisasi melalui Forum Wilayah ke Furum Pusat untuk disampaikan kepada Pemerintah.

"Selama ini belum ada biaya yang seragam antar KBIH sehingga sering muncul keluhan dari jemaah haji," kata Ketua FKKBIH Kota Bandung, Tatang Sofyan.

Lebih jauh Tatang menyatakan, penyeragaman biaya lain-lain di luar biaya bimbingan haji ini sudah mendesak karena praktik masing-masing KBIH berbeda.

"Kalau biaya bimbingan manasik haji sudah ditetapkan Kemenag yakni maksimal Rp 3,5 juta per orang. Namun kami mengusulkan agar biaya bimbingan haji disesuaikan menjadi Rp 5 juta," katanya seperti ditulis wartawan "PR", Sarnapi.

Mengenai pemberangkatan jemaah calon haji untuk musim haji tahun 1441H/2020, Tatang menyatakan, FKKBIH Kota Bandung meminta agar pemberangkatan haji wilayah Bandung Raya digabungkan.

"Jemaah Kota dan Kabupaten Bandung, Sumedang, Kota Cimahi dan Bandung Barat agar masuk dalam satu wilayah karena lokasinya berhimpitan antara satu daerah dengan daerah lainnya," katanya dalam acara yang dihadiri para pengurus KBIH se-Kota Bandung itu.

Editor: Rahmat Sudarmaji

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA