Jelang Musim Hujan, Warga Ibun Kembali Resah

Bandung Raya

Rabu, 6 November 2019 | 13:55 WIB

191106135557-jelan.jpg

ist

Pelatihan penyelamatan dan pertolongan terhdap korban banjir, Selasa (5/11/2019).


MENGHADAPI musim hujan, ribuan warga yang menetap di Desa Tanggulun RW 03, 04 dan RW 05 Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung mulai resah. Mereka khawatir tempat tinggalnya kebanjiran karena proyek normalisasi Sungai Citarum di kawasan Kecamatan Majalaya yang belum tuntas.

"Masyarakat menilai proyek normalisasi sungai seperti malah ada penyumbatan aliran air. Akibatnya aliran air tertahan dan meluap ke rumah warga di Desa Tanggulun," keluh Ketua Relawan Rikat Desa Tanggulun, Atep Sofwan, Rabu (6/11/2019).

Pria yang akrab disapa Abang Jamil itu menambahkan, untuk mengantisipasi banjir, sekitar 1.500 kepala keluarga atau 3.600 jiwa mulai bersiap. Bahkan pemerintah Desa Tanggulun bersama relawan dan bekerjasama dengan Basarnas mengadakan pelatihan penyelamatan korban banjir dan pertolongan terhadap korban banjir, Selasa (5/11/2019).

"Sebelumnya ada pelatihan siaga bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, selain penyampaian teori juga langsung praktik yang melibatkan para relawan," katanya.

Melalui pelatihan itu, sejumlah relawan dan warga dibekali praktik penanganan korban tenggelam, evakuasi korban banjir dari lokasi tak aman ke tempat aman.

Ketua BPD Tanggulun, Ahmad Komarudin menambahkan, penyempitan aliran Sungai Citarum itu terjadi di kawasan Majalaya, sedangkan di Desa Tanggulun tak ada masalah.

"Kami khawatir, aliran Sungai Citarum di Desa Tanggulun lebar, sementara dibagian hilirnya di Majalaya sempit, sehingga terjadi penyumbatan aliran air. Jika aliran airnya besar, kembali lagi dan meluap ke permukiman warga Desa Tanggulun," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA