Meroket, Harga Kencur Capai Rp60.000 per Kilogram

Bandung Raya

Rabu, 6 November 2019 | 09:40 WIB

191106094122-merok.jpg


HARGA kencur mengalami kenaikan sekitar 70 persen. Faktor penyebabnya, pasokan ke pasar tradisional dari petani mengalami penurunan sejak dua minggu terakhir.

Pantauan galamedianews.com di Pasar Andir, Kota Bandung, saat ini harga kencur atau cikur sudah menyentuh Rp60.000 per kilogram. Padahal dua minggu lalu masih diperdagangkan Rp 38.000 per kilogram.

Seorang pedagang rempah-rempah di Pasar Andir, Rahmat (43) mengatakan, kenaikan harga kencur akibat kelangkaan barang di pasaran. Semoat bertahan lama dikisaranRp 38.000 per kilogram kemudian melonjak menjadi Rp46.000 per kilogram sampai akhirnya Rp60.000 per kilogram

"Memasuki musim hujan, petani memanfaatkan sebagian  hasil panennya untuk dijadikan bibit. Sehingga kencur yang dijual ke pasaran hanya sebagian. Itu pun harganya    tinggi," kata Rahmat do Pasar Andir, Rabu (6/11/2019).

Ia menyebut, kencur yang banyak dijual di Bandung berasal dari Kabupaten Subang.  Memiliki keunggulan pada aroma kencurnya lebih kuat dibandingkan hasil panen dari daerah lain.

"Sebenarnya ada kencur yang lebih murah berasal dari daerah Sumatera seperti Palembang dan Jambi. Tapi di sini kurang laku, karena aroma kencurnya kurang. Tidak tercium pada masakan," kata Rahmat seraya menyebut harga kencur dari Sumatera Rp40.000 per kilogram.

Ia memprediksi harga kencur masih akan terus naik. Petani memanfaatkan hujan yang mulai turun untuk menanam kencur.
Kenaikan kencur seperti yang terjadi awal tahun 2019. Dimana pada waktu itu, kencur mencapai Rp80.000 per kilogram atau dua kali lipat dari harga daging ayam.


Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA