Satu-satunya Setelah Antartika, Sweeping Warga Bermasker Turkmenistan Klaim Tak Tersentuh Covid-19

Dunia

Jumat, 10 April 2020 | 03:30 WIB

200409231152-laran.jpg

dailymail

Tak seperti di negara lain di tengah pandemi global Covid-19 saat ini Turkmenistan menerapkan aturan keras bagi yang bermasker.

Ya, eks teritori Soviet ini melarang warga mengenakan masker. Tak itu saja pemerintah bahkan menyebar polisi intel untuk memastikan tak ada warga yang membahas virus corona.

Dikutip dari DailyMail kemarin, laporan lembaga pengawas Prancis, Reporters Without Borders, mereka yang melanggar langsung ditahan.

Berbatasan dengan Iran yang menjadi salah satu episentrum sebaran Covid-19 dengan setidaknya 40.000 kasus, Turkmenistan menyatakan sampai saat ini tak ada satu pun warga yang terinfeksi.

Reporters Without Borders juga menyebut pemerintah menghilangkan apa pun yang berkaitan dengam corona dalam poster ataupun brosur yang didistribusikan ke sekolah, rumah sakit dan tempat-tempat kerja.

Sumber media independen, Turkmenistan Chronicles bahkan menyatakan media pemerintah sama sekali tak memberitakan apa pun mengenai pandemi yang saat ini mencengkeram dunia.

Presiden Gurbanguly Burkymukamedhov percaya pihaknya telah melakukan apa yang perlu dilakukan. Yaitu memerintahkan aparat setiap wilayah untuk membakar harmala, herbal lokal yang diyakini mampu mematikan virus.

Baca Juga: Raja dan Putra Mahkota Diisolasi, 150 Keluarga Kerajaan Saudi Positif Covid-19

Memerintah sejak 2006, Gurbanguly yang juga dokter gigi menganggap presiden sebagai pelindung negara. Di bawah kekuasaannya, Radio Azlatyk menyebut Turkmenistan saat ini dalam pengawasan polisi intel yang disebar di tempat umum termasuk bus, halte dan lainnya.

Baca Juga: Presiden Madagaskar Klaim Temukan Tumbuhan Misterius Penangkal Covid-19

Tugasnya memastikan tak ada yang membicarakan pandemi apalagi menyebut-nyebut corona. Meski demikian langkah pencegahan tetap dilakukan. Di antaranya memperpanjang libur hingga mensterilkan sejumlah fasilitas umum.

Namun secara umum pembatasan sosial sama sekali tidak menjadi opsi. Selain kepulauan terpencil Pasifik dan Antartika, Turkmenistan mengklaim sebagai satu-satunya negara yang bebas Covid-19. 

 

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR