Raja dan Putra Mahkota Diisolasi, Terinfeksi di Eropa 150 Keluarga Kerajaan Saudi Positif Covid-19

Dunia

Jumat, 10 April 2020 | 01:00 WIB

200409200800-150-k.jpg

dailymail

Sedikitnya 150 anggota keluarga kerajaan Arab Saudi positif terinfeksi Covid-19. Dikutip dari DailyMail, Kamis (9/4/2020) sebaran virus mematikan di kalangan istana Saudi membuat Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad bin Salman kini menjalani isolasi.

Sejumlah dokter di rumah sakit elite King Faisal Specialist Hospital yang menangani keluarga kerajaan menyiapkan 500 tempat tidur tambahan. Ini dilakukan sebagai antisipasi. Pihak rumah sakit mengaku menerima perintah guna bersiap dengan meningkatnya pasien VIP.

Laporan Times, perintah disampaikan langsung melalui pesan elektronik kepada para dokter awal pekan lalu. Tidak disebutkan berapa estimasi peningkatan pasien, namun mereka yang saat ini dalam kondisi kritis akan segera dipindahkan sehingga paramedis hanya akan menangani kasus urgen.

Staf kerajaan yang selama ini dirawat dengan fasilitas elite pun akan dirujuk ke rumah sakit non-VIP demi jaminan ruang bagi keluarga istana. Sementara itu Raja Salman yang kini berusia 84 tahun menjalani isolasi di istana Jeddah, sedangkan Putra Mahkota memilih karantina istana lainnya di pesisir Laut Merah.

Kerajaan Saudi yang diperkirakan memiliki 15 ribu anggota keluarga selama ini dikenal kerap melakukan perjalanan ke berbagai negara. Termasuk ribuan putri yang biasa traveling ke Eropa di mana virus diduga menginfeksi mereka sebelum kembali ke negara kaya minyak tersebut.

Sebelumnya The New York Times melaporkan Pengeran Faisal bin Bandar bin Abdulaziz Al Saud (70) yang menjabat Gubernur Riyadh menjalani perawatan intensif setelah terinfeksi Covid-19. Saudi yang berpenduduk 33 juta sejauh ini mengonfirmasi 2.932 kasus dengan 41 kematian.

Baca Juga: Presiden Madagaskar Klaim Temukan Tumbuhan Misterius Penangkal Covid-19

Peringatan kementerian kesehatan menyebut Saudi diperkirakan akan menghadapi 200.000 kasus dalam minggu-minggu ke depan. "Prediksi untuk sebaran Covid-19 Arab Saudi sedikitnya 10 ribu hingga 200 ribu," ujar menteri kesehatan Tawfiq al-Rabiah.

Baca Juga: Larang Warga Bermasker, Turkmenistan Klaim Tak Tersentuh Covid-19

Saat ini sejumlah kota besar Saudi sudah memberlakukan lockdown di antaranya Riyadh, Tabuk, Tammam, Dhahran, dan Hofuf. Begitu pun wilayah Jeddah, Taif, Khatif, Khobar serta kota suci Mekah dan Madinah.

Seperti kasus Covid-19 di negara Timur Tengah lainnya, pasien pertama Saudi ketahui melakukan perjalanan ke Iran, episentrum virus di kawasan gurun.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR