Ikke Nurjanah Sosialisasikan Program Leka Bergizi Bugar Lewat Lagu "Gizi Seimbang"

Ragam

Kamis, 9 April 2020 | 15:03 WIB

200409151314-ikke-.jpg

Eddie Karsito

Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang adalah bagian penting untuk menjaga kesehatan. “Terbiasa mengonsumsi makanan bergizi akan membantu setiap orang merasa bugar sepanjang hari,” ujar ‘Duta Gizi Seimbang 2020’, Ikke Nurjanah yang dihubungi galamedianews.com, di Jakarta, Kamis (09/04/2020).

Gizi seimbang, kata artis penyanyi dangdut ini,  adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Diantaranya, kata dia, harus memerhatikan prinsip keanekaragaman makanan. Selain juga aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan berat badan normal,” ungkapnya.

Sepak terjang artis yang juga pengurus PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia) ini, ternyata sudah lama diamati oleh Pengurus Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia. Oleh karena itu, pada momentum acara peluncuran Layanan Edukasi Dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi Hidup Bugar (Leka Bergizi Bugar), Ikke Nurjanah ditampilkan sebagai Duta Gizi Seimbang.

“Setelah kami amati, pedangdut Ikke Nurjanah, memiliki wawasan luas tentang gizi. Kariernya tak lekang oleh waktu. Kami harapkan sosialisasi melalui Ikke sebagai duta gizi mudah diterima masyarakat luas,” ujar Ketua Umum Pergizi Pangan, Prof. Dr. Hardinsyah MS, menjawab pertanyaan wartawan, saat launching ‘Bhakti Pergizi Pangan Bagi Negeri Leka Bergizi Bugar melalui teleconference yang diselenggarakan, di Jakarta, Kamis (09/04/2020).

Sementara Ikke Nurjanah mengaku kaget ditunjuk sebagai Duta Gizi Seimbang oleh Pergizi Pangan. “Surprise saya dipercaya sebagai salah duta gizi oleh Pergizi Pangan. Tentu saya akan bekerja maksimal agar pesan Leka Bergizi Bugar ini bisa sampai ke masayarakat di tengah pandemik Covid 19,” ujar Ikke.

Di tengah pandemik Corona yang belum mereda Ikke akan memanfaatkan sosial media untuk mensosialisasikan program Pergizi Pangan, Leka Bergizi Bugar. “Saya akan memanfaatkan sosial media, baik Instragram maupun Facebook serta yang lain. Nanti setelah pandemik corona mereda, baru turun langsung ke masyarakat keliling Indonesia,” ujar Ikke serius.

Selain melalui sosial media, Ikke juga menyanyikan lagu sosialisasi Leka Bergizi Bugar yang berjudul ’Gizi Seimbang’ karya Yafet Arie Nugroho, yang diarransemen Erron Momon.

“Melalui lagu kami harapkan masyarakat lebih mudah mencerna, visi dan misi program Leka Bergizi Bugar. Syairnya penuh edukasi. Musiknya juga enak dijogeti dan menghibur,” ujar Ikke Nurjanah.

Pandemik penyakit Covid-19 saat ini telah menyebabkan banyak perubahan, ketidak-pastian dan tantangan kehidupan, termasuk di Indonesia. Di sisi lain, dua di antara sekian kebijakan strategis Pemerintah 2019-2024 terkait gizi dan pangan adalah percepatan penurunan _stunting_dengan target menurun dari 27% tahun 2019 menjadi 14% pada tahun 2024.

Selanjutnya peningkatan mutu konsumsi pangan penduduk dari skor PPH 90 menjadi 94, disertai dengan peningkatan konsumsi pangan hewani, buah dan sayur, serta penurunan persentase kerawanan pangan. Target ini akan sulit dicapai bila terjadi gangguan penyediaaan dan konsumsi pangan masyarkat.

Menurut Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof. Dr. Hardinsyah MS, ada dua strategi pengendalian Covid-19. Pertama, penguatan imunitas dan kebugaran tubuh, yang hal ini sangat ditentukan oleh konsumsi pangan yang aman dan bergizi serta aktifitas dan istirahat yang cukup. Kedua, menjauhkan diri dari potensi paparan virus penyebab dengan cara menggunakan masker, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menjaga jarak antar orang (social or physical distancing), dan melakukan karantina sendiri, isolasi sendiri, #diRumahAja, dan lain-lain.

“Pemerintah dan berbagai pihak telah melakukan upaya terutama dari segi edukasi dan pelayanan pemeriksaan Covid-19, serta kebijakan membatasi sebaran penyakit tersebut. Namun belum ada upaya serius dan berskala luas untuk penguatan imunitas melalui perbaikan konsumsi pangan, dan meningkatkan kebugaran tubuh,” ujarnya.

Oleh karena itu, terang Hardinsyah, Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia dan jajaran di berbagai daerah di Indonesia terpanggil untuk turut peduli dan berkontribusi sesuai kompetensi anggotanya dalam upaya promotif dan preventif dari segi gizi dan pangan.

“Upaya ini dilakukan melalui Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) melalui daring (online) khususnya melalui Web, WhatsApp, dan telepon, yang sejalan dengan prinsip physical distancing di era 4.0. Sehingga dapat memberikan layanan yang lebih luas ke semua daerah di Indonesia selagi internet bisa diakses,” paparnya.

Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) terdiri dari lima (5) kegiatan. Meliputi, (1) Edukasi via infografis dan tulisan singkat popular di media online kemudian diunggah diberbagai media sosial. (2) Diskusi dan seminar popular online, dengan menampilkan naras umber pakar gizi dan pangan serta public figure (Teuku Zacky) dan tokoh yang memberi keteladanan dengan fakus utama gizi cegah stunting.

Selanjutnya, (3) Chat dan Live Chat konsultasi di web pergizi.org tentang Gizi, Makanan dan Gaya Hidup Sehat oleh Dietisien dan Nutritionis dengan special guest dr Reisa Broto Asmoro. (4) Konsultasi online via Whatsapp dan telepon di berbagai Provinsi di Indonesia dengan melibatkan 150 relawan konsultan PERGIZI PANGAN Indonesia dengan kualifikasi minimal dietisien atau berpendidikan magister bidang gizi, pangan atau kesehatan yang berpengalaman dari Aceh sampai Papua, serta  (5) Edukasi dan promosi Gizi Seimbang dan Isi Piringku melalui music dan lagu yang dilantunkan penyanyi dangdut Ikke Nurjanah./

Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang adalah bagian penting untuk menjaga kesehatan. “Terbiasa mengonsumsi makanan bergizi akan membantu setiap orang merasa bugar sepanjang hari,” ujar ‘Duta Gizi Seimbang 2020’, Ikke Nurjanah yang dihubungi galamedianews.com, di Jakarta, Kamis (09/04/2020).

Gizi seimbang, kata artis penyanyi dangdut ini,  adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Diantaranya, kata dia, harus memerhatikan prinsip keanekaragaman makanan. Selain juga aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan berat badan normal,” ungkapnya.

Sepak terjang artis yang juga pengurus PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia) ini, ternyata sudah lama diamati oleh Pengurus Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia. Oleh karena itu, pada momentum acara peluncuran Layanan Edukasi Dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi Hidup Bugar (Leka Bergizi Bugar), Ikke Nurjanah ditampilkan sebagai Duta Gizi Seimbang.

“Setelah kami amati, pedangdut Ikke Nurjanah, memiliki wawasan luas tentang gizi. Kariernya tak lekang oleh waktu. Kami harapkan sosialisasi melalui Ikke sebagai duta gizi mudah diterima masyarakat luas,” ujar Ketua Umum Pergizi Pangan, Prof. Dr. Hardinsyah MS, menjawab pertanyaan wartawan, saat launching ‘Bhakti Pergizi Pangan Bagi Negeri Leka Bergizi Bugar melalui teleconference yang diselenggarakan, di Jakarta, Kamis (09/04/2020).

Sementara Ikke Nurjanah mengaku kaget ditunjuk sebagai Duta Gizi Seimbang oleh Pergizi Pangan. “Surprise saya dipercaya sebagai salah duta gizi oleh Pergizi Pangan. Tentu saya akan bekerja maksimal agar pesan Leka Bergizi Bugar ini bisa sampai ke masayarakat di tengah pandemik Covid 19,” ujar Ikke.

Di tengah pandemik Corona yang belum mereda Ikke akan memanfaatkan sosial media untuk mensosialisasikan program Pergizi Pangan, Leka Bergizi Bugar. “Saya akan memanfaatkan sosial media, baik Instragram maupun Facebook serta yang lain. Nanti setelah pandemik corona mereda, baru turun langsung ke masyarakat keliling Indonesia,” ujar Ikke serius.

Selain melalui sosial media, Ikke juga menyanyikan lagu sosialisasi Leka Bergizi Bugar yang berjudul ’Gizi Seimbang’ karya Yafet Arie Nugroho, yang diarransemen Erron Momon.

“Melalui lagu kami harapkan masyarakat lebih mudah mencerna, visi dan misi program Leka Bergizi Bugar. Syairnya penuh edukasi. Musiknya juga enak dijogeti dan menghibur,” ujar Ikke Nurjanah.

Pandemik penyakit Covid-19 saat ini telah menyebabkan banyak perubahan, ketidak-pastian dan tantangan kehidupan, termasuk di Indonesia. Di sisi lain, dua di antara sekian kebijakan strategis Pemerintah 2019-2024 terkait gizi dan pangan adalah percepatan penurunan _stunting_dengan target menurun dari 27% tahun 2019 menjadi 14% pada tahun 2024.

Selanjutnya peningkatan mutu konsumsi pangan penduduk dari skor PPH 90 menjadi 94, disertai dengan peningkatan konsumsi pangan hewani, buah dan sayur, serta penurunan persentase kerawanan pangan. Target ini akan sulit dicapai bila terjadi gangguan penyediaaan dan konsumsi pangan masyarkat.

Menurut Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof. Dr. Hardinsyah MS, ada dua strategi pengendalian Covid-19. Pertama, penguatan imunitas dan kebugaran tubuh, yang hal ini sangat ditentukan oleh konsumsi pangan yang aman dan bergizi serta aktifitas dan istirahat yang cukup. Kedua, menjauhkan diri dari potensi paparan virus penyebab dengan cara menggunakan masker, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menjaga jarak antar orang (social or physical distancing), dan melakukan karantina sendiri, isolasi sendiri, #diRumahAja, dan lain-lain.

“Pemerintah dan berbagai pihak telah melakukan upaya terutama dari segi edukasi dan pelayanan pemeriksaan Covid-19, serta kebijakan membatasi sebaran penyakit tersebut. Namun belum ada upaya serius dan berskala luas untuk penguatan imunitas melalui perbaikan konsumsi pangan, dan meningkatkan kebugaran tubuh,” ujarnya.

Oleh karena itu, terang Hardinsyah, Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia dan jajaran di berbagai daerah di Indonesia terpanggil untuk turut peduli dan berkontribusi sesuai kompetensi anggotanya dalam upaya promotif dan preventif dari segi gizi dan pangan.

“Upaya ini dilakukan melalui Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) melalui daring (online) khususnya melalui Web, WhatsApp, dan telepon, yang sejalan dengan prinsip physical distancing di era 4.0. Sehingga dapat memberikan layanan yang lebih luas ke semua daerah di Indonesia selagi internet bisa diakses,” paparnya.

Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) terdiri dari lima (5) kegiatan. Meliputi, (1) Edukasi via infografis dan tulisan singkat popular di media online kemudian diunggah diberbagai media sosial. (2) Diskusi dan seminar popular online, dengan menampilkan naras umber pakar gizi dan pangan serta public figure (Teuku Zacky) dan tokoh yang memberi keteladanan dengan fakus utama gizi cegah stunting.

Selanjutnya, (3) Chat dan Live Chat konsultasi di web pergizi.org tentang Gizi, Makanan dan Gaya Hidup Sehat oleh Dietisien dan Nutritionis dengan special guest dr Reisa Broto Asmoro. (4) Konsultasi online via Whatsapp dan telepon di berbagai Provinsi di Indonesia dengan melibatkan 150 relawan konsultan PERGIZI PANGAN Indonesia dengan kualifikasi minimal dietisien atau berpendidikan magister bidang gizi, pangan atau kesehatan yang berpengalaman dari Aceh sampai Papua, serta  (5) Edukasi dan promosi Gizi Seimbang dan Isi Piringku melalui music dan lagu yang dilantunkan penyanyi dangdut Ikke Nurjanah./

Editor: boedi azwar

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR