Perpres Baru Belum Keluar, Iuran BPJS Kesehatan Masih Normal

Bandung Raya

Kamis, 9 April 2020 | 10:37 WIB

200409103851-perpr.jpeg

HINGGA awal April ini tarif iuran BPJS Kesehatan masih tetap mengikuti tarif kenaikan yang sudah berlaku sejak 1 Januari 2020 silam yakni Rp160 ribu untuk kelas I, Rp110 ribu untuk kelas II, dan Rp42ribu untuk kelas III.

Padahal, sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA), tarif iuran BPJS kesehatan harusnya kembali turun atau batal naik dan mengikuti tarif pada tahun 2019 silam.

Semula tarif iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp80 ribu untuk kelas I, Rp51 ribu untuk kelas II, dan Rp25.500 untuk kelas III.

Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar menyebutkan putusan MA dibacakan per-27 Februari 2020 silam. Harusnya pada awal Maret kemarin harusnya sudah keluar aturan baru terkait tarif iuran BPJS Kesehatan.

"Tetapi memang sampai sekarang Pemerintah belum menerbitkan Perpres (Peraturan presiden) baru revisi perpres 75/2019 sehingga dalam sistem BPJS kesehatan tidak bisa diubah karena mengacu pada Perpres 75/2019," urai Timboel yang dikutip saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Kamis (9/4/2020).

Di tengah pandemi corona, harusnya pemerintah mempercepat mengeluarkan peraturan baru terkait tarif iuran BPJS Kesehatan ini. Pasalnya banyak warga yang terbebani dengan tarif iuran BPJS kesehatan saat ini.

"Di tengah pandemi COVID-19 ini harusnya ada percepatan supaya mereka bisa dibantu karena peserta mandiri ini kan banyak pekerja informal yang terdampak oleh COVID-19 ini," tegasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR