Pemerintah Siap Distribusikan Sebanyak 200 Ribu APD

Nasional

Rabu, 8 April 2020 | 20:12 WIB

200408201207-pemer.jpg

setkab.go.id

Ahmad Yurianto

GUGUS Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 menyatakan pemerintah telah mengadakan lebih dari 679 ribu Alat Pelindung Diri (APD) yang bisa digunakan untuk petugas medis menangani pasien positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 ribu di antaranya siap didistribusikan.

"Sampai saat ini lebih dari 679 ribu APD sudah diadakan. 200 ribu segera kita distribusi, hari ini sudah pengiriman ke beberapa provinsi di Sumatera. Stok tersisa lebih dari 500 ribu," tutur juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Ahmad Yurianto di Gedung BNPB Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Yuri mengatakan dengan terjaminnya stok APD untuk petugas kesehatan, pemerintah berharap petugas medis bisa lebih tenang dalam menjalankan tugasnya.

"Kami harap ini membantu petugas kesehatan tambah profesional, aman dan tenang dalam memberikan pelayanan," kata Yuri.

Di sisi lain, hingga saat ini, hampir 18 ribu relawan medis dan non medis telah mendaftar untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 dan merupakan bukti kepedulian luar biasa dari bangsa Indonesia.

"Bahkan sudah lebih dari Rp 83 miliar telah diterima yang merupakan partisipasi dari masyarakat Indonesia, termasuk diaspora dan WNI di luar negeri, yang membuktikan kepedulian kita sebagai bangsa," ucapnya.

Kendati demikian, Yuri mengingatkan, ujung tombak penanggulangan Covid-19 ini adalah berada di tengah masyarakat itu sendiri dengan melakukan penguatan berbagai usaha demi mencegah penularan yang lebih besar.

"Sehingga hal-hal yang harus dilakukan adalah gunakan masker kain, karena masker bedah dan N95 hanya untuk petugas medis. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Hindari kerumunan, jaga kesehatan diri sendiri. Jangan lakukan perjalanan ke manapun, ke luar rumah hanya diperlukan karena risikonya besar. Kita bisa lindungi diri kita, keluarga kita, tetangga kita dan bangsa kita. Hanya kita dan kita sajalah yang bisa lindungi bangsa ini hadapi Covid-19," kata Yuri tegas.

Hingga Rabu ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat kasus positif penyakit yang disebabkan virus corona jenis baru di Indonesia hampir menyentuh angka 3.000, tepatnya sebanyak 2.956 kasus, sementara 222 pasien sembuh dan 240 orang meninggal dunia.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR