Taman Kehati di RW 18 Cipageran-Cimahi Akan Jadi Pusat Persemaian

Bandung Raya

Rabu, 8 April 2020 | 16:01 WIB

200408160222-taman.jpg

fixindonesia.com

TAMAN Keanekaragaman Hayati (Kehati) seluas 5 hektare yang berlokasi di RW 18 Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi akan dijadikan salah satu pusat persemaian berbagai jenis pohon.

Langkah itu diambil oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 21, sebagai salah satu upaya menguatkan lahan-lahan kritis. Sebab, bibit pohon siap tanam nantinya akan disebar pada lahan-lahan kritis di Kota Cimahi.  
Kepala DLH Kota Cimahi, Mochammad Ronny mengatakan, dari total 5 hektare lahan milik Pemkot Cimahi yang berada di Kawasan Bandung Utara (KBU) itu, rencananya ada 1-2 hektare yang akan dijadikan tempat untuk persemaian, dan pembibitan berbagai jenis pohon.

"Ada 1-2 hektare akan dijadikan tempat persemaian, dan untuk membesarkan bibit. Tapi luasan itu akan digunakan juga untuk sarana dan prasarana," katanya, Rabu (8/4/2020).

Menurut Ronny, sarana dan prasarana yang dimaksud ini adalah salah satunya tempat yang akan dijadikan personel Satgas Citarum Harum Sektor 21, untuk melakukan pengawasan. Sebab, selama proses persemaian akan terus dipantau.

"Akan ada anggota Satgas Citarum Harum yang stand by, untuk melakukan pengawasan," ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama persemaian dan pembibitan itu baru dimulai tahun ini. Sudah ada beberapa jenis tanaman keras yang disemai di lahan tersebut. Di antaranya pohon mahoni dan pohon kopi.

Ke depan rencananya, kata Ronny, pihaknya bersama Satgas Citarum Harum Sektor 21 akan mengembangkan ke tanaman keras yang produktif. "Melihat perkembangan perlu juga tanaman keras yang produktif, seperti rambutan mangga dan sejenisnya," ujarnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR