Dishub : 200 Ribu Pemudik dari Jabodetabek Disebutkan Telah Pulang ke Jawa Barat

Bandung Raya

Rabu, 8 April 2020 | 15:56 WIB

200408155706-dishu.jpg

KEPALA Dishub Jabar, Hery Antasari mengklaim sebanyak 200 ribu pemudik yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), telah pulang kampung halamannya di wilayah Jawa Barat saat masa pandemi Covid-19. 

"Jumlah tersebut merupakan yang terdata dan belum ditambahkan dengan pemudik yang belum terdata. Pendataan ini belum kita lakukan secara intens, nah belum kita mulai saja sudah masuk data-data dari daerah saja total yang masuk hampir 200 ribu pemudik," jelas Hery usai mengikuti kegiatan Tectical Floor Game (TFG) terkait wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Mapolrestabes Bandung, Rabu (8/4/2020).

Masih dikatakannya, jika angka sementara tersebut yang disampaikan Gubernur Jabar merupakan yang tercatat dan masih ada yang belum atau tidak tercatat. Menurutnya, pihaknya belum melakukan operasi angkutan lebaran sehingga jika sudah beroperasi maka akan segera melakukan pendataan.

"Data tersebut berasal dari kabupaten dan kota di Jabar yang dikumpulkan. Sehingga ke depan, kita harus bergerak cepat untuk mengantisipasi pemudik lebih banyak yang pulang kampung," katanya.

Jika seluruh pemudik mayoritas berasal dari Jabodetabek yang merupakan episentrum Covid-19. pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 pada tiap-tiap terminal yang ada. Selain itu seluruh PO sudah dikumpulkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan membersihkan bus serta memantau kesehatan karyawan. 

"Menurut informasi dari teman-teman baik dari PO dan asosiasi juga, saat ini secara alamiah sudah menurun jauh (angkutan) tanpa ada pembatasan penumpangnya kan sudah berkurang 70 persen. Jadi kita belum ada pembatasan (PSBB) pun sudah dibatasi secara alami," katanya.

Sejauh ini, Hery mengatakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk sektor transportasi baik berskala parsial atau total bisa dilakukan jika kondisi dan persyaratan PSBB terpenuhi. Namun sejauh ini kebijakan PSBB belum dikeluarkan di Jabar.

Ia pun menambahkan. pihaknya sudah menyiapkan strategi jika PSBB diberlakukan termasuk pembatasan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun jika PSBB dilakukan untuk sektor pangan tetap bisa melintas.

 

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR