Petinggi Partai Golkar Salurkan Bantuan 100 APD Kepada Tenaga Medis

Bandung Raya

Rabu, 8 April 2020 | 13:31 WIB

200408133256-petin.jpg

Engkos Kosasih

KETUA Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto diwakili Wakil Sekretaris Dewan Etik Partai Golkar, Kang Deding Ishak (KDI) menyerahkan bantuan 100 unit alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bandung, Rabu (8/4/2020).

Secara simbolis Kang Deding menyerahkan bantuan APD itu Kepada Kasubag Tata Usaha Puskesmas Cileunyi Heru Hartono didampingi tenaga kesehatan lainnya di Puskesmas Cileunyi Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.

"Penyerahan bantuan APD ini mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. APD ini untuk dokter, tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan wabah virus corona (covid-19)," kata Kang Deding saat menyerahkan bantuan APD kepada perwakilan Puskesmas Cileunyi. Seusai menyerahkan bantuan APD itu, Kang Deding menyalurkan APD ke RSUD Majalaya dan RSUD Cicalengka Kabupaten Bandung.

Airlangga Hartarto yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, kata Kang Deding, yang saat ini sedang berjuang dan kerja membantu masyarakat dalam penanggulangan pencegahan wabah virus corona. Sehingga dalam bentuk pengabdiannya kepada masyarakat, petinggi partai tersebut memberikan bantuan APD.

"Bantuan APD ini dari beliau (Airlangga Hartarto, red) dan ditugaskan kepada saya untuk disampaikan ke puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Bandung," kata bakal calon Bupati Bandung ini.

Para petinggi Partai Golkar tersebut turut memberikan apresiasi yang tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada dokter, tenaga medis dan tenaga kesehatan yang telah bekerja keras membantu masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan terkait wabah covid-19 tersebut.

"Para dokter, tenaga medis dan tenaga kesehatan yang telah melakukan upaya pencegahan penularan wabah virus corona kepada masyarakat. Dokter, tenaga medis maupun tenaga kesehatan bagian dari pahlawan bangsa yang sedang berjuang melakukan pencegahan virus corona," ujar mantan Anggota DPR RI.

Ia juga berharap kepada masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah. Di antaranya, membiasakan diri cuci tangan pakai sabun, dan menerapkan physical distancing atau jarak selain menghindari kerumunan warga. 
Apalagi di Kecamatan Cileunyi, katanya, sudah masuk zona merah penyebaran wabah virus corona seperti yang dikatakan petugas puskesmas tersebut. Pasalnya, ada di antara warga yang dikabar positif covid-19 dan dikabarkan meninggal dunia.

"Saya berharap, Allah SWT segera mengangkat penyakit ini. Semua atas takdir Allah SWT. Mudah-mudahan badai pasti berlalu. Mudah-mudahan jelang Ramadan nanti kembali normal. Kita terus berdoa dan mudah-mudahan kejadian ini ada hikmahnya, masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Di antaranya, melaksanakan sosial distancing betul-betul dilaksanakan oleh masyarakat dalam upaya mencegah dan menanggulangi wabah virus Corona," paparnya.

Sementara itu, Heru Hartono mengatakan, mendapatkan bantuan APD itu merupakan yang pertama kali. "Sebelumnya, kami mengalami kekurangan APD. APD yang biasa kami gunakan dalam bentuk jas hujan, setelah dipakai langsung dijemur," kata Heru.

Kepada Kang Deding, Heru menjelaskan, bahwa Kecamatan Cileunyi merupakan zona merah penyebaran virus corona. "Sebelumnya ada seorang sopir di Jakarta, kemudian mengeluhkan sakit dan diperiksa di Cibiru Hilir Kecamatan Cileunyi dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit. Di rumah sakit meninggal karena diduga positif covid-19," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR