Kodim 0618/BS Lakukan Disinfeksi di Kawasan Padat Penduduk

Bandung Raya

Selasa, 7 April 2020 | 19:33 WIB

200407193313-kodim.jpg

Rio Ryzki Batee

KODIM 0618/BS melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan padat penduduk di Kota Bandung, salah satunya di Kawasan Kelurahan Cibangkong. Penyemprotan tersebut, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Koordinator Kegiatan Penyemprotan Kodim 0618/BS, Mayor ARM Adrian mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan di titik-titik yang jadi merupakan pusat keramaian atau berkumpulnya masyarakat.

"Untuk biliknya kami menggunakan antiseptik, karena penggunaan disinfektan jika terkena tubuh manusia bisa berdampak tidak baik," ungkapnya di sela-sela kegiatan di Kawasan Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, dengan penyemprotan dan balik antiseptik maka selain menghambat penyebaran virus, juga memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sebelumnya upaya serupa juga telah dilakukan di titik lain, seperti Alun-Alun Bandung, Pasar Kosambi, Tegalega dan lain sebagainya.

"Selanjutnya dilakukan di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian. Walau demikian, untuk pencegahan penyebaran diharapkan masyarakag melakukan isolasi diri secara mandiri, sehingga keluar rumah jika memang urgent, agar penyebarannya bisa ditekan," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Danramil 1805/ Kiaracondong-Batununggal, Kapten Inf. A. Maksum menerangkan, telah dibentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 hingga ke tingkat kelurahan. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan kewilayahan untuk wilayah-wilayah yang membutuhkan penyemprotan disinfektan.

"Selain itu, kami upayakan masyarakat yang keluar masuk wilayah tersebut, untuk ke bilik antiseptik terlebih dulu, sosialsiasi dan mempraktikkan cuci tangan yang benar dalam mencegah virus Covid-19," terangnya.

Sementara itu, Lurah Cibangkong, Jaja Surjana menerangkan, terdapat dua RW yang mendaapt bantuan penyemprotan disinfektan ini, yakni RW 12 dan 13. Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan berupaya pencegahan, seperti social distancing maupun physical distancing.

Pihaknya juga menerapkan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) di masyarakat, sehingga tetap senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Ditambah mengimbau untuk menggunakan masker jika hendak keluar rumah.

"Juga di gang-gang, wajib laporan dan ada bilik antiseptik," tambahnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR