Menolak Rujuk, Aisyah Ditusuk 8 Kali oleh Mantan Suami

TKP

Selasa, 7 April 2020 | 13:47 WIB

200407134833-menol.jpg

dok

ilustrasi

SEORANG karyawan PT Nikomas Gemilang, Aisyah (28) menjadi korban penusukan di jalur C perusahaan yang beralamat di Desa Tambak Kecamatan Kibin Serang Banten Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 07.20 WIB. Pelaku yaitu mantan suaminya Aji Syahputra (26).

Wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin melaporkan, pelaku nekat melakukan iktu lantaran ajakan rujuknya ditolak Aisyah.

Camat Kibin, Imron Ruhyadi membenarkan adanya penusukan tersebut. Menurutnya, peristiwa itu didasari masalah keluarga. "Jadi yang bersangkutan (korban) adalah mantan istrinya," ujarnya kepada Kabar Banten.

Imron mengatakan, korban dan pelaku diketahui sudah bercerai sekitar dua bulan lalu. Korban janjian bertemu dengan mantan suaminya. Dalam pertemuan itu, mantan suaminya berjanji memberikan uang untuk biaya berobat anaknya yang sedang sakit.

Akan tetapi, begitu bertemu mantan suaminya malah mengajak korban untuk rujuk. Niatan tersebut kemudian ditolak korban dengan alasan pribadi. Merasa tersulut emosinya, mantan suaminya kemudian menusuk korban.

"Jadi ini masalah keluarga. (Mantan) Istri kerja di Nikomas (mantan) suami tidak," katanya.

Ia mengatakan, korban mengalami tusukan cukup banyak. Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara.

"Sekarang korban sudah dirujuk ke RSDP, informasi lebih dari 8 tusukan lumayan banyak. Kondisi sudah siuman sadar tapi masih proses perawatan," ucapnya.

Pelaku saat ini sudah diamankan pihak kepolisian. Sedangkan untuk identitas korban dan pelaku masih dalam penelusuran.

"Pelaku informasi warga Lebak KTP Cirebon. Bukan warga Kibin," katanya.

Kapolres Serang AKBP Mariyono, S.IK., M.Si., menjelaskan saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Cikande.

"Selanjutnya akan kami lakukan penyelidikan terhadap pelaku, korban saat ini sudah kami bawa ke RSUD Drajat Prawiranegara Serang, untuk dirawat secara intensif," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini petugas  sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR