Polda Jabar Larang Anggota, ASN, Plus Keluarganya Mudik dan Keluar Kota

Halo Polisi

Selasa, 7 April 2020 | 09:30 WIB

200407093138-polda.jpg

dok

ilustrasi

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat intruksikan untuk seluruh anggota dan ASN Polri di seluruh jajaran, berikut para keluarganya untuk tidak berpergian keluar daerah atau mudik.

Hal tersebut merupakan upaya meminimalisir penyebaran serta mengurangi risiko Covid-19 yang disebabkan mobilitas penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya di Jawa Barat ataupun di wilayah Indonesia lainnya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga kepada wartawan, Selasa (7/4/2020) mengatakan kebijakan tersebut keluar setelah Pemerintah Pusat ataupun Provinsi Jawa Barat menghimabau kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik.

"Dengan begitu Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengintruksikan bagi seluruh anggota Polri dan ASN Polri beserta keluarganya untuk tidak bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama masa berlakunya status keadaan darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona," jelas Erlangga.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pihaknya pun telah memerintahkan bagi seluruh anggotanya untuk mengajak masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya agar tidak melakukan kegiatan mudik.

"Dengan tidak melakukan mudik, anggota pun wajib mengimbau masyarakat di setiap lingkungannya untuk tidak mudik. selain itu tetap memberikan imbauan menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi (pembatasan fisik), membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan dan menerapakan perilaku hidup bersih," katanya.

Masih dikatakannya,  pihaknya telah memerintahkan kepada setiap anggota agar menggunakan masker meskipun dalam keadaan sehat.

Hal itu dilakukan guna mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dalam rangka memutus penyebaran virus corona.

"Kapolda Jabar telah memerintahkan kepada seluruh personel di jajaran Polda Jabar serta menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker walaupun tidak dalam keadaan sakit, untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19," ujarnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR