Peduli Terhadap Warga Terdampak Corona, Moka Cigugurgirang Sebar Ratusan Paket Sembako

Bandung Raya

Senin, 6 April 2020 | 23:05 WIB

200406222632-pedul.jpg

Dicky Mawardi

DAMPAK wabah virus corona telah memukul kehidupan ekonomi masyarakat. Terutama dirasakan oleh pekerja dengan upah harian yang sejak tempat usahanya tutup kehilangan penghasilan.

Semakin lama wabah corona akan semakin memperburuk kondisi ekonomi masyarakat yang masuk kategori berpenghasilan rendah. Fenomena tersebut mengundang keprihatinan para Mojang-Jajaka (Moja) Desa Cigugurgirang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Mereka bahu membahu mengumpulkan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang paling terdampak dari virus corona.
Ada 25 Moja yang terlibat dalam aksi mulia ini. Mereka bergerak bersama dengan RT dan RW dari mulai mendata, hingga menyalurkannya.

Ketua Moja Cigugurgirang, Fitriani (31) mengatakan, wabah corona pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan masalah kesehatan semata. Perlu diperhatikan pula dampak terhadap perekonomian masyarakat.

"Kita jangan hanya terlalu fokus perhatian pada penanganan virus coronanya semata. Tapi bagaimana mengatasi dampak sosial ekonominya pada masyarakat," kata Fitriani di Parongpong, Senin (6/4/2020).

Menurutnya, virus corona dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Banyak dari mereka yang kehilangan pekerjaan sehingga memunculkan rawan daya beli.

"Padahal kebutuhan setiap hari keluarga harus tetap terpenuhi. Keadaan ini tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, tapi butuh kepedulian dari sesama untuk saling membantu," ujarnya.

Hal itulah yang mendorong Moja Cigugurgirang untuk ikut mengulurkan tangan. Aksi spontanitas ini juga mendapat dukungan dari donatur yang ikut menyumbang.

"Semua kita kumpulkan dijadikan sembako untuk disumbangkan pada warga yang paling membutuhkan," ujarnya.

Ada 800 paket sembako yang akan dibagikan kepada warga di 18 RW yang ada di Desa Cigugurgirang. Paket sembako Berupa beras, minyak goreng, mi instan, dll.

"Paket sembako diberikan kepada orang yang kehilangan pekerjaan, keluarga tidak mampu, anak yatim piatu sampai manula," ujarnya.

Pembina Moja Cigugurgirang, Riyani Soedarmo mengatakan gerakan sosial ini mendapat sambutan positif dari warga. Mereka merasa terbantu dengan sembako yang diterimanya

"Disaat pemberian sembako, sekaligus pula mengingatkan warga agar mengikuti imbauan pemerintah untuk menerapkan physical distancing, social distancing, tidak berkerumun, dan tetap tinggal di rumah," kata Riyani.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR