Kondisi Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Cililin Terus Membaik

Bandung Raya

Senin, 6 April 2020 | 16:08 WIB

200406160918-kondi.jpeg

KONDISI pasien positif corona yang tengah dirawat di RSUD Cililin,  Kabupaten Bandung Barat terus membaik. Ada lima pasien yang mendapat perawatan intensif di ruang isolasi rumah sakit milik Pemkab Bandung Barat tersebut. 

Merupakan satu keluarga yang berasal dari Kecamatan Batujajar.  Terdiri dari ibu, nenek dan tiga orang anaknya. Sementara ayahnya sudah terlebih dahulu dirawat di RSHS Bandung.

Namun dua dari tiga anak itu, hanya satu yang positif. Karena alasan kemanusiaan kedua anak tersebut juga ikut dibawa ke rumah sakit.

"Sejak masuk 29 Maret 2020 lalu, atau sudah sepekan mendapat penanganan di RSUD Cililin kondisi tiga pasien terus membaik," kata Direktur RSUD Cililin Ahmad Oktorudy di Cililin,  Senin (6/4/2020).

Ia menjelaskan, alasan kedua anak itu turut diisolasi semata karena alasan kemanusian dan medis. Mengingat orangtua, nenek dan salah satu dari saudaranya positif sehingga tidak ada yang merawat selama tinggal di rumah.

"Kedua kakak beradik itu memang negatif. Mungkin karena imunnya bagus sehingga tidak terkena, hanya saja karena yang negatif selama ini kontak erat dengan orang positif makanya tetap kita rawat. Pak bupati juga minta kedua anak tersebut dirawat di ruang isolasi yang terpisah. Mestinya kedua anak itu cukup diisolasi mandiri, tapi karena pertimbangan medis dan kemanusian jadi ikut dirawat di sini," papar Okto panggilan akrab Ahmad Oktorudy ini.

Ditambahkannya,  ibu dan anak bungsunya yang hasil rapid test positif, akan menjalani Swab Test hari ini untuk lebih memastikan kondisinya. Sementara dua anaknya yang berusia 7 dan 12 tahun meskipun negatif, tapi akan kembali menjalani rapid test juga untuk memastikan keadaannya

Ruang isolasi 

Diakuinya. RSUD Cililin sebenarnya bukan rumah sakit rujukan untuk pasien yang terpapar Covid -19. Namun kondisi  rumah sakit rujukan di Kota Bandung penuh sehingga di RSUD Cililin disiapkan ruang isolasi. 

Ia menerangkan di RSUD Cililin terdapat sembilan bed untuk pasien corona. Setiap ruangan pasien positif corona disekat oleh kaca.

"Dari sembilan bed, lima yang sudah terisolir oleh satu keluarga asal Batujajar tersebut," ujarnya.

Ia tidak memungkiri untuk menangani pasien positif corona perlu tambahan tenaga medis. Walaupun sekarang memiliki  400  tenaga medis dan non medis tapi dinilai masih kurang.

"Kami masih perlu tambahan  7 dokter, 25 perawat, 3 radiografer, dan 3 driver. Untuk APD dan masker juga kurang, tapi suka ada yang donasi. Walaupun sebenarnya kami tidak pernah minta," tukasnya. 

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR