Polda Jabar : Jangan Main Rekam Jika Menemukan Orang Pingsan di Jalan, Bisa Terkena UU ITE

Halo Polisi

Senin, 6 April 2020 | 13:22 WIB

200406131805-polda.jpg

KABID Humas Polda Jabar, Kombes Pol S. Erlangga Saptono mengimbau kepada masyarakat agar tidak main asal merekam dan menyebarkan jika kedapatan melihat orang yang tiba-tiba pingsan di jalan raya.

Tidak hanya itu, Polisi pun mengimbau untuk tidak berlebihan mengomentari perlengkapan baik anggota polisi atau petugas kesehatan, yang tengah menggunakan alat perlindungan diri (APD).

"Kita imbau untuk tidak main rekam begitu saja, saat kondisi darurat kesehatan seperti ini. Disaat kondisi darurat kesehatan seperti saat ini, perlengkapan APD itu merupakan protokol SOP yang harus dan wajib digunakan saat penanganan. Kita juga minta masyarakat jangan langsung berspekulasi kalau mereka merupakan orang yang positif virus (corona) itu," ujar Erlangga Saptono saat dihubungi, Senin (6/4/2020)

Pasalnya, lanjut Erlangga, jika merekam dan meyebarkan sembarangan ke media sosial sehingga membuat kepanikan di masyarakat dapat dikenakan dengan undang undang ITE dan ujaran kebencian.

"Jadi sebaiknya masyarakat lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial. Jangan sembarang posting ataupun menyebarkan. Pasalnya jikalau hal tersebut dapat meresahkan di masyarakat sudah ada undang undang yang mengatur," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat pandemi Corona sekarang ini, banyak kali terjadi orang terjatuh pingsan di jalan raya. Dengan adanya kejadian tersebut, tidak ada masyarakat yang berani mendekat, sehingga dibiarkan begitu saja, sampai menunggu petugas tim medis dari rumah sakit.

Akibat kejadian tersebut, Polda Jabar berserta jajaran Polrestabes dan jajaran Polres wilayah hukum Jabar, telah membekali anggotanya, dengan alat pelindung diri (APD).

Hal itu bentuk antisipasi serta memberikan perlindungan terhadap anggota, serta agar juga memberikan rasan aman dan nyaman saat melaksanakam tugas.

"Kita bekali anggota tim unit Inafis, dengan APD," tandasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR