Ratusan Awak Angkot 010 Guntur-Kadungora Minta Kendaraan Omprengan Ditertibkan

Daerah

Senin, 6 April 2020 | 12:45 WIB

200406124326-ratus.jpg

Agus Somantri

Sejumlah awak Angkot 010 jurusan Terminal Guntur-Kadungora melakukan aksi mogok di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Jalan Merdeka., Senin (6/4/2020).

RATUSAN awak angkutan kota (Angkot) 010 jurusan Terminal Guntur-Kadungora melakukan aksi mogok di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Jalan Merdeka, Senin (6/4/2020).

Aksi tersebut dilakukan sebaga bentuk protes terkait adanya kendaraan plat hitam yang melakukan aktivitas mengangkut penumpang sejak tiga bulan terakhir ini.

Ketua Organda Kabupaten Garut, Yudi Nurcahyadi mengatakan, mobil plat hitam yang biasa disebut omprengan tersebut sudah sangat meresahkan awak angkot 010 jurusan Terminal Guntur-Kadungora.

"Ini sudah sangat meresahkan. Mobil plat hitam yang mengangkut penumpang ini sudah lama beroperasi, namun tidak ada tindakan," ujarnya, Senin.

Menurut Yudi, keberadaan kendaraan omprengan yang sudah sejak lama beroperasi ini seolah dibiarkan oleh aparat terkait. Padahal sudah jelas hal itu dapat merugikan awak angkutan yang resmi.

"Ini seolah dibiarkan, mereka (omprengan) yang tidak punya izin bisa seenaknya narik penumpang," katanya.

Yudi menyebutkan, aksi ini merupakan akumulasi dari kekesalan yang dirasakan oleh para awak Angkot 010 yang dilakukan secara.spontanitas.

"Aksi ini merupakan.aksi spontanitas dari awak angkutan," ucapnya.

Yudi juga mensinyalir, saat ini cukup banyak angkutan ilegal yang beroperasi karena adanya sejumlah pabrik di Kecamatan Leles. Pihaknya pun meminta aparat berwenang untuk menertibkan hal itu.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR