Sadil Ramdani jadi Tersangka, Iwan Bule : Pemain Nasional Harus jadi Contoh

Liga Indonesia

Minggu, 5 April 2020 | 19:45 WIB

200405194432-sadil.jpg

kompas

KETUA Umum PSSI, Mochamad Iriawan menegaskan, prinsip ‘equality before the law’ berlaku bagi semua warga negara Indonesia.

Sesuai Pasal 27 UUD 1945 bahwa 'Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.'

Pernyataan Iriawan ini disampaikan mengomentari kasus yang menimpa pemain tim nasional Saddil Ramdani.

Saat ini Saddil resmi berstatus sebagai tersangka kasus pengeroyokan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kasatreskrim Polres Kendari, Muhammad Sofyan Rosyidi, membenarkan pembaruan status atas nama Saddil sudah naik dari penyelidikan ke tingkat penyidikan sebagai tersangka.

Sebelumnya, pada Sabtu (28/3/2020) lalu, Saddil Ramdani dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kendari melalui laporan yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/109/III/2020.

Pada Jumat (27/3/2020), Saddil disangka melakukan penganiayaan kepada korban atas nama Irwan (25 tahun) di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, sekitar pukul 18.30 WITA.

Dengan status tersangka, Saddil wajib lapor setiap mendapat panggilan dari Polres Kendari.

Iriawan menegaskan, kasus Saddil menjadi pembelajaran berharga agar hal serupa tidak terulang lagi kepada para pemain lain.

“Terlebih lagi, seorang pemain tim nasional harus menjadi contoh dan teladan bagi pesepak bola lain dan masyarakat secara luas,” kata pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ tersebut.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR