Supardi : Penghentian Kompetisi Tahun Ini Lebih Berat dari Tahun 2015

Persib

Minggu, 5 April 2020 | 19:37 WIB

200405193655-supar.jpg

KAPTEN Persib, Supardi Nasir masih ingat betul bagaimana beratnya penghentian kompetisi liga 1 pada tahun 2015 silam. Meskipun begitu, tahun ini dirasakan lebih berat dihadapi oleh Supardi.

Berbeda dengan 2015, di mana Liga 1 terhenti akibat sanksi dari FIFA, kompetisi tahun ini harus vakum sementara karena merebaknya wabah virus corona. Pada 2020 ini, bukan hanya dunia sepakbola yang menghadapi kesulitan, namun pandemik virus corona ini menyerang berbagai sendi kehidupan. 

"Sebagai pelaku sepakbola di lapangan tentunya kami sedih harus menerima kenyataan penghentian lagi. Walaupun berat kami tetap harus jalani. Penghentian kedua ini lebih berat, tapi harus diingat di balik musibah ada hikmah yang baik," kata Supardi, seperti dilansir dari laman resmi klub, Ahad (5/4/2020).

Meskipun begitu, pemain yang ikut mengantar Persib meraih gelar juara ISL 2014 ini mendukung penghentian sementara ini. Sebab, keselamatan dan kesehatan banyak orang tetap lebih utama. Dia berharap kondisi akan segera pulih kembali dan wabah corona segera berakhir. 

"Karena ini untuk kemaslahatan dan kebaikan orang banyak, kesehatan dan keselamatan. Kami pasti mendukung kebijakan pemerintah, walaupun berat. Kami akan jalani. Semoga wabah ini segera berakhir," ucapnya. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR