Miris, Angka Kematian Akibat Covid-19 di New York Dekati Jumlah Korban 9/11

Dunia

Sabtu, 4 April 2020 | 15:26 WIB

200404152611-miris.jpg

reuters

NEGARA bagian New York bersiap menghadapi peningkatan kasus baru Covid-19 pekan depan setelah mencatat lebih dari 500 kematian dalam satu hari. Hingga saat ini total kematian di negara bagian itu hampir 3.000 orang, hampir sama dengan korban tewas dalam serangan 11 September 2001 atau 9/11 di Amerika Serikat.

New York City, pusat pandemi, hanya memiliki waktu beberapa hari untuk mempersiapkan diri menghadapi wabah corona yang terburuk. Demikian kata Wali Kota Bill de Blasio. New York telah menyumbang lebih dari seperempat kematian terkait virus corona di AS. Dia memohon bantuan pemerintah federal untuk mengakhiri kekurangan staf medis dan ventilator.

"Saya pikir entah bagaimana di Washington, ada asumsi (bahwa) ada beberapa pekan untuk bersiap. Tidak ada pekan lagi. Sekarang sudah hitungan hari," tutur de Blasio pada MSNBC.

Korban tewas dalam 24 jam akibat corona adalah 562 orang, meningkatkan jumlah total korban tewas di negara bagian New York menjadi 2.935 orang. Demikian kata Gubernur Andrew Cuomo. Dia mengatakan itu adalah "peningkatan harian tertinggi dalam jumlah kematian sejak kita mulai."

Serangan 11 September menewaskan hampir 3.000 orang, kebanyakan dari mereka di World Trade Center New York City.

"Secara pribadi, sulit untuk melalui ini sepanjang hari, dan kemudian sulit untuk terjaga sepanjang malam menyaksikan angka-angka itu masuk ... dan tahu bahwa Anda bertanggung jawab atas kendali pada saat ini," kata Cuomo.

De Blasio meminta 1.000 perawat, 150 dokter, dan 300 terapis pernapasan karena jumlah kasus Covid-19 di kota itu diperkirakan akan meningkat tajam minggu depan.

New York City belum menerima pasokan hingga 3.000 ventilator yang dibutuhkan minggu depan, kata de Blasio, yang mendesak Presiden Donald Trump untuk memobilisasi tenaga medis dari militer A.S.

"Mereka tidak dimobilisasi untuk bertindak," kata de Blasio, seorang tokoh Demokrat, kepada radio WNYC. "Presiden harus memberikan perintah itu sekarang." Trump adalah seorang tokoh Republik.

New York City dan negara bagian New York telah mengeluhkan sumber daya federal yang belum mencapai mereka dengan cukup cepat, tetapi Cuomo mengatakan Trump dengan cepat menanggapi permintaan yang ia buat pada Kamis bahwa rumah sakit darurat di pusat konvensi Manhattan diizinkan untuk menerima pasien Covid- 19. Awalnya itu dibentuk hanya untuk mengobati pasien lain.

"Saya berterima kasih kepada presiden karena melakukannya. Dia melakukannya meskipun faktanya badan-badan federal tidak bersemangat untuk melakukannya, dan dia melakukannya dengan cepat," kata Cuomo. "Ini masalah besar bagi kita."

Lebih dari 25 persen dari 6.058 kematian akibat virus corona AS menurut hitungan Universitas Johns Hopkins pada Jumat pagi terjadi di New York City. Infeksi di Amerika Serikat berjumlah 240.000 atau sekitar 24 persen dari lebih dari 1 juta kasus di seluruh dunia.

Banyak korban meninggal sendirian ketika staf medis melarang kerabat untuk bersama mereka di saat-saat terakhir mereka karena takut penyebaran infeksi lebih lanjut.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR