Terlanjur Bikin Tato Liverpool Juara, Fans Ini Sementara Harus Menunda Mimpinya

Soccer

Sabtu, 4 April 2020 | 12:13 WIB

200404115606-terla.jpg

thelondoneconomic.com

SEORANG fans Liverpool, Mark Gretton, membuat heboh Januari 2020 lalu. Dengan percaya dirinya, dia membuat tato Liverpool juara.

Saat itu, Liverpool kokoh di puncak klasemen dan sudah unggul 22 poin dengan Manchester City yang menjadi pesaing terdekat. Secara matematis, The Reds hanya butuh 6 kemenangan untuk menjadi juara.

Gretton pun membuat tato Liverpool juara. Sayang, Gretton harus menunda mimpinya melihat klub kesayangan juara lebih cepat. Pasalnya, Liga Premier Inggris harus terhenti sementara akibat pandemi virus corona. Lantas apakah pria 53 tahun ini menyesal?

"Tak ada risiko saat saya membuat tato tersebut, iya kan? Liverpool punya peluang 1.000:1 untuk menjadi juara. Tapi, kemudian pandemi datang. Siapa yang bisa meramalkan ini?" kata Gretton dari Worthing Herald dilansir viva.co.id.

"Saya sama sekali tak menyesali tato. Tapi, di saat ini nyawa orang-orang yang paling utama, sepak bola kedua. Selama orang tidak mati, saya tak terlalu peduli. Jika kita bisa keluar dari situasi ini tanpa cedera, siapa yang peduli dengan sepak bola," tambah dia.

Untungnya, Gretton bisa bernafas lega. Liga Premier Inggris musim ini dipastikan bakal berlanjut. Hanya saja, belum jelas kompetisi kapan bisa digelar.

"Kami akan menggelarnya di waktu yang tepat. Waktu kompetisi berlanjut masih menunggu peninjauan dari seluruh pemangku kebijakan, menyusul pandemi Covid-19 yang terus berkembang. Kami bekerja dalam masa yang menantang ini," begitu pernyataan resmi Liga Premier Inggris.

Sebagai info, saat ini di Inggris virus corona sudah semakin mencemaskan. Tecatat, ada 38.168 kasus. 3.605 jiwa meninggal dunia dan 205 orang berhasil disembuhkan. Bahkan Pangeran Charles pun jadi satu di antara pasien yang dinyatakan positif.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR