OJK Berikan Keringanan Pembayaran Kredit Akibat Covid-19

Bandung Raya

Sabtu, 4 April 2020 | 10:18 WIB

200404100021-ojk-b.jpg

net

ilustrasi

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memberikan keringanan pembayaran kredit bagi masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Prioritasnya bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal, berpenghasilan harian dan pengusaha UMKM dengan nilai kredit/leasing di bawah Rp 10 milyar.

Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Triana Gunawan mengatakan keputusan ini dibuat agar perekonomian di masyarakat dapat terus terjaga. Sehingga saat pandemi virus corona ini masyarakat tidak dibebankan dalam segi ekonomi khususnya pembiayaan kredit.

"Kalau dari pemerintah bukan hanya fasilitas rumah sakit untuk menangani kesehatan tetapi juga pada stimulus perekonomian. Kemudian karena mengalami dampak dari Covid-19 ini kemudian menjadi lebih ringan hidupnya, karena itu kewajiban mereka kepada lembaga keuangan tentu jadi berat kalau normal. Oleh karena itu, dikeluarkan stimulus ini," jelasnya, seperti dilansir dari prfmnews, Sabtu (4/4/2020).

Ia menyebut masyarakat dapat mengakses website resmi OJK untuk mengetahui bank/lembaga pembayaran mana saja yang telah menuruti instruksi OJK terkait keringanan pembayaran kredit ini. Adapun kebijakan yang dikeluarkan oleh bank/lembaga pembayaran bisa dalam bentu perubahan jangka waktu kredit, penundaan sebagian pembayaran pokok dan bunga serta keringan lainnya.

"Semua ataupun sebagian besar dari bank atau lembaga pembiayaan itu sudah membuat satu pengumuman bagaimana caranya dan siapa saja yang berhak itu bisa diakses di websitenya atau di websitenya OJK di www.ojk.go.id itu ada daftar lembaga mana saja yang sudah mengumumkan," paparnya.

Masyarakat yang hendak mengukan keringanan dapat membuka web OJK dan nantinya mengisi formulir yang disediakan dan langsung mengirimkan email ke OJK. Nantinya, bank/lembaga pembayaranlah yang memutuskan siapa yang berhak untuk menerima keringanan pembayaran kredit.

"Teknisnya boleh mengakses web itu, kemudian mengisi formulir, kalau sudah mengisi tidak perlu ke bank atau lembaga pembayarannya langsung, tapi melalui email nanti kemudian bank akan menilai. Jadi boleh saja kita merasa kemudian mengajukan nanti bank atau lembaga pembayaran ini lah yang menilai," jelasnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ketentuan yang ditetapkan OJK bagi pemohon keringanan pembayaran:

- Masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dengan nilai kredit/leasing di bawah Rp 10 Milyar untuk antara lain pekerja informal, berpenghasilan harian, usaha mikro dan usaha kecil (Kredit UMKM dan KUR).
- Keringanan dapat diberikan dalam periode waktu maksimum 1 tahun dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok/bunga, perpanjangan waktu atau hal lain yang ditetapkan oleh bank/leasing.
- Mengajukan kepada bank/leasing dengan menyampaikan permohonan melalui saluran komunikasi bank/ leasing.
- Jika dilakukan secara kolektif, misalkan melalui perusahaan, maka direksi wajib memvalidasi data yang diberikan kepada bank/leasing.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR