Liga Inggris Dipastikan Berlanjut, Liverpool Diambang Juara

Soccer

Sabtu, 4 April 2020 | 09:03 WIB

200404090325-liga-.jpg

guardian.ng

Liverpool

LIGA Premier Inggris musim 2019/2020 dipastikan akan dilanjutkan. Hal itu menjadi keputusan bersama seluruh klub dan operator liga, usai pertemuan yang digelar pada Jumat (3/4/2020).

Dalam pertemuan yang digelar lewat video conference itu, agenda terpenting memang membahas soal kelanjutan kompetisi musim 2019/20. Seluruh klub dalam pertemuan tersebut menyatakan sepakat untuk melanjutkan kompetisi dengan catatan jika kondisi telah stabil pasca pandemi virus corona atau Covid-19.

Kesepakatan ini didapat setelah mempertimbangkan aspek ekonomi. Terpenting, adalah bagaimana Liga Premier Inggris bisa menjalankan kontrak hak siar.

Pasalnya, seperti dilansir dari viva.co.id, andai kompetisi berhenti, mereka bisa rugi hingga lebih dari 750 juta ponds atau setara Rp 15,4 triliun. Di sisi lain, klub-klub peserta ingin menjalankan kontrak dengan sponsor masing-masing demi menghidupi bisnisnya.

Namun, soal waktu kompetisi dijalankan kembali, Liga Premier Inggros belum bisa memastikan. Hanya saja, awal Mei 2020 bukan waktu yang tepat untuk menggelar kembali kompetisi.

"Kami akan menggelarnya di waktu yang tepat. Waktu kompetisi berlanjut masih menunggu peninjauan dari seluruh pemangku kebijakan, menyusul pandemi Covid-19 yang terus berkembang. Kami bekerja dalam masa yang menantang ini," begitu pernyataan resmi pengelola liga dilansir Daily Mirror.

Pernyataan ini tentu membuat lega Liverpool, yang masih kokoh di puncak klasemen dengan unggul 25 poin atas Manchester City. Mereka bisa saja terancam statusnya sebagai juara Liga Premier Inggris musim ini, andai kompetisi dihentikan. Namun setelah adanya keputusan, The Reds pun diambang juara karena hanya butuh dua kali kemenangan.

Sebab, ada beberapa klub yang ingin kompetisi berstatus null and void. Namun, tak sedikit pula yang menganggap status tersebut di luar akal sehat.

"Kami menjaga integritas di setiap kompetisi. Maka dari itu, kami terus bekerja bersama para profesional sepakbola di negara ini, beserta pemerintah, agensi publik, dan pemangku kebijakan lain, agar pertandingan bisa menemukan solusi yang kolaboratif. Kami juga akan mengombinasikan kelangsungan sisa turnamen yang harus dimainkan," jelas pengelola liga.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR