Puskesmas di Kota Bandung Terima APD & Hand Sanitizer Hasil Donasi Konsumen Alfamart

Bandung Raya

Jumat, 3 April 2020 | 19:38 WIB

200403194038-puske.jpg

PUSKESMAS di Kota Bandung mendapat bantuan berupa 50 APD (Alat Pelindung Diri) Coverall dan 50 hand sanitizer kemasan 500 ml yang akan dipergunakan oleh tenaga medis guna mengurangi penyebaran virus corona. Bantuan tersebut merupakan hasil pengumpulan donasi konsumen Alfamart yang disalurkan melalui Yayasan LAZISMU.

Bantuan diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Rita Verita di Kantor Dinkes Kota Bandung, Jln. Citarum, Bandung, Kamis (2/4/2020). Bantuan selanjutnya akan disalurkan melalui Dinkes ke 80 puskesmas di Kota Bandung.

Corporate Communication Alfamart Bandung, Elisa menjelaskan bahwa bantuan untuk tenaga medis ini merupakan salah satu hasil donasi konsumen yang dialokasikan untuk bantuan tanggap bencana Covid-19.

"LAZISMU yang merupakan yayasan penyalur donasi konsumen Alfamart memiliki program bantuan. Pada masa tanggap bencana Covid-19, bantuan yang diberikan antara lain APD Coverall dan hand sanitizer untuk paramedis yang bertugas di pelosok daerah," jelasnya.

Bantuan in, lanjutnya, akan digunakan oleh petugas medis yang saat ini sangat membutuhkan peralatan kesehatan untuk digunakan dalam penanganan pasien Covid-19.


Kepala Dinkes Kota Bandung, dr. Rita Verita mengatakan, bantuan dari konsumen Alfamart ini sangat membantu upaya penanganan Covid-19 di Kota Bandung. Bantuan ini sangat diperlukan oleh petugas medis di puskesmas yang tersebar di Kota Bandung.

"Setiap puskesmas di Kota Bandung berkewajiban melakukan pemeriksaan untuk menentukan status pasien ODP (Orang Dalam Pemantaua), PDP (Pasien Dalam Pemantauan), dan melaksanakan kontak tracing dari pasien PDP yang ada di wilayah kerjanya. Sehingga APD merupakan kebutuhan dasar yang wajib digunakan," terangnya.

Rita menyampaikan terima kasih kepada konsumen Alfamart karena donasi yang diberikan bisa meringkankan kerja petugas medis agar dapat mengurangi penyebaran virus yang lebih meluas lagi.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR