Keren, Tim UIN SGD Bikin Inovasi Robot untuk Cegah Penyebaran Corona

Bandung Raya

Jumat, 3 April 2020 | 13:22 WIB

200403132208-keren.jpg

Sarnapi/"PR"

KOLABORASI penelitian antara mahasiswa, alumni dan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung berhasil membuat terobosan untuk membantu dalam pencegahan penyebaran virus corona yang melanda Indonesia. Tim berhasil membuat tiga buah inovasi teknologi secara otomatis.

Tim dipimpin oleh Mada Sanjaya W.S sebagai dosen Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN SGD dengan anggota Adhitya Rizaldi, Dyah Anggraeni, dan Rizki Multajam. Mereka berhasil membuat tiga buah inovasi teknologi secara otomatis.

"Yaitu dispenser hand sanitizer, disinfectant chamber (bilik disinfektan), dan prototipe ventilator yang sangat dibutuhkan oleh pasien medis," terang Mada Sanjaya W.S. saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).

Prinsip kerja dispenser hand sanitizer otomatis adalah memanfaatkan sensor ultrasonik yang dapat mendeteksi lengan pada jarak tertentu. "Sehingga tanpa menyentuh atau menekan alat tersebut, secara otomatis, dispenser itu dapat memancarkan cairan sanitizer,” katanya seperti ditulis wartawan "PR", Sarnapi.

Terobosan kedua karya penelitian berupa disinfectant chamber otomatis atau yang lebih dikenal dengan bilik disinfektan. "Berbeda dengan bilik disinfektan yang telah ada, dalam karya ini tidak menggunakan sistem spray, tetapi menggunakan sistem pengkabut ultrasonik,” jelasnya.

Sedangkan terobosan ketiga yang dibuat dalam penelitian ini berupa low cost ventilator sebagai alat bantu pernafasan yang sangat dibutuhkan oleh pasien medis.

"Meski diperlukan pengujian lebih lanjut, ventilator ini dapat menghasilkan sistem pompa udara secara periodik. Alat ini sangat berpotensi untuk digunakan sebagai alat bantu pernafasan pasien medis," ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Hasniah Aliah mengaku sangat mengapresiasi atas kolaborasi penelitian dosen, alumni dan mahasiswa yang menghasilkan tiga karya inovasi,

"Pokoknya pihak dekanat sangat mengapresiasi baik karya Pa Mada. Hal ini dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 khususnya di lingkungan UIN SGD Bandung. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak menjadi sangat penting dalam membuat karya inovasi dan penelitian berkelanjutan untuk kepentingan bersama, yang berkenaan dengan persoalan keumatan, kebangsaan dan kenegaraan," paparnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR