UNS Buka Layanan Konsultasi Psikologi Daring Bagi Mahasiswa Terdampak Covid-19

Nasional

Kamis, 2 April 2020 | 21:29 WIB

200402212951-uns-b.jpg

UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Solo, membuka layanan gratis konsultasi psikologi secara daring, bagi para mahasiswa yang mengalami kecemasan akibat pandemi global virus corona (Covid-19) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Solo. 

Koordinator Unit Layanan Psikologi Daring, Berliana Widi Scarvanovi, M.Psi, mengungkapkan kepada wartawan, Kamis (2/4/2020), layanan psikologi bagi mahasiswa UNS tersebut, karena dia melihat ada potensi menurunnya tingkat kesehatan mental para mahasiswa akibat status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di Kota Solo.

Menurut dia, kecemasan dan kekhawatiran terhadap situasi yang berkembang dalam pandemi Covid-19 bisa mengakibatkan turunnya tingkat kesehatan seseorang, termasuk kalangan mahasiswa.  

Dalam situasi KLB Covid-19 di Kota Solo saat ini, Berliana melihat gejala munculnya rasa cemas yang dialami masyarakat, termasuk  mahasiswa. Rasa cemas yang dialami seseorang, menurut dia,  merupakan respon normal pada manusia saat mengalami kondisi krisis atau tertekan.

“Cemas itu tidak selalu buruk. Karena cemas merupakan alarm dari tubuh manusia saat ada ancaman bahaya. Sebenarnya kecemasan dalam level normal justru sehat, seperti dalam kondisi KLB Covid-19 ini intinya kita diingatkan adanya ancaman," katanya. 

Berliana khawatir, jika kecemasan seseorang melebihi batas wajar, akan berdampak terganggunya orang tersebut terhadap  kecemasannya. Dampak itu pada gilirannya bisa berakibat pada ketidakmampuan dirinya berpikir secara rasional. 

“Kami ingin menangani para mahasiswa agar tidak terganggu dengan kecemasannya akibat Covid-19. Kami berharap bisa mengurangi rasa cemas sehingga kesehatannya meningkat, bisa beraktivitas secara baik, berpikir lebih jernih," jelasnya. 

Kendati demikian, Berliana menegaskan, konsultasi yang diberikan bukan konsultasi yang membuat klien bergantung kepadanya. Dalam kaitan itu, pihaknya akan memberikan tips agar para mahasiswa bisa mengelola tingkat kecemasannya. 

Layanan konsultasi psikologi daring tersebut, sambungnya, akan terus dibuka sampai kondisi pasca pandemi Covid-19. Setidaknya, selama masih dalam status KLB atau jika dirasa Covid-19 masih berpengaruh terhadap masyarakat, pihaknya akan memsorong masyarakat untuk survive dan pada saatnya akan pulih. 

"Untuk itu dibutuhkan psychological first aid pasca bencana,” tandasnya. 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR