Kekurangan APD, Petugas Medis di Puskesmas Gunakan Jas Hujan

Daerah

Kamis, 2 April 2020 | 15:19 WIB

200402151958-kekur.jpg

Agus Somantri

Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, saat melakukan monitoring di Puskesmas ukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (2/4/2020)-

MINIMNYA Alat Pelindung Diri (APD) di Kabupaten Garut membuat para petugas medis terutama yang berada di Puskesmas terpaksa harus menggunakan jas hujan. Tidak hanya jas hujan, petugas medis juga harus memodifikasi alat pelindung wajah.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman saat melakukan monitoring di Puskesmas Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten.Garut, Kamis (2/4/2020).

"Inikan menggunakan APD lokal yah, yang terbuat dari plastik atau jas hujan," ujar Helmi.

Helmi menyebutkan, kekurangan APD memang sangat dirasakan oleh pemerintah daerah. Bukan karena tidak ada anggaran untuk membelinya tapi karena barangnya (APD) yang sulit didapatkan.

"Barangnya (APD) yang standar sangat sulit didapatkan, jadi bukan kita tidak ada anggaran," ucapnya.

Helmi pun berharap, dalam satu atau dua hari kedepan APD bisa didapatkan untuk petugas medis baik di rumah sakit maupun Puskesmas.

"Mudah-mudahan paling lambat minggu depan sudah didapatkan," ucapnya.

Menurut Helmi. Pemkab Garut sudah memesan 1.000 lagi APD yang diperuntukkan bagi para tenaga medis dalam penanganan virus corona atau Covid-19.

"Tapi sepertinya 1000 APD juga bakal kurang kalau dibagikan ke 62 Puskesmas," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR