Dana Desa Dapat Digunakan untuk Pencegahan Covid-19

Bandung Raya

Kamis, 2 April 2020 | 13:43 WIB

200402134432-dana-.jpg

Dicky Mawardi

PEMERINTAH Desa diizinkan menggunakan Dana Desa untuk pencegahan dan p penyebaran Covid-19. Penggunaannya diarahkan kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)  pada penyaluran tahap I.

"Penggunaan Dana Desa buat pencegahan virus corona tidak terbatas. Disesuaikan kebutuhan di masing-msing desa," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat Wandiana di Ngamprah, Kamis (2/4/2020).

Namun ia mengingatkan, pendamping desa dan pendamping lokal desa harus ikut terlibat dan berperan lebih aktif melakukan pendampingan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan dengan pola  Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan pencegahan Covid-19.

Ia menambahkan, mempertimbangkan situasi wabah virus corona, kegiatan dengan pola PKTD  dilaksanakan dengan tetap  memperhatikan sejumlah imbauan yang disampaikan oleh pemerintah.

"Menerapkan jarak aman antara satu pekerja dengan pekerja lainnya minimum 2 meter; Bagi pekerja yang sedang batuk atau pilek, wajib menggunakan masker," ujarnya.

Terkait pelaksanaan kegiatan dengan pola PKTD dan penggunan Dana Desa untuk pencegahan COVID-19, Wandiana menambahkan,  Kementerian Desa, PDT dan Transmingrasi menyediakan call center ke nomor 1500040 dan layanan sms center ke 087788990040 atau 081288990040.

Terkait dengan penggunaan Dana Desa dan Covid -19, DPMD Kabupaten Bandung Barat sudah menerbitkan surat edaran Nomor 141.1/ 414 / PPKAD tertanggal 24 Maret 2020. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh camat tertanggal 24 Maret 2020.

Dana talangan
Di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah kegiatan pencegahan penyebaran wabah corona menggunakan dana talangan. Pasalnya, draft APBDesa sudah matang, jauh  sebelum surat edaran dari Menteri Desa, PDT dan Transmingrasi diterima.

"Wabah corona terjadi saat APBDesa sudah selesai dibahas. Tapi anggaran  kegiatan pencegahan corona akan kita dimasukkan dalam APBDesa Perubahan 2020," kata Kepala Desa Cilame Aas Moch. Asor.
Kegiatan pencegahan penyebaran wabah corona yang sudah berjalan di Desa Cilame antara lain melaksanakan rdukasi dan sosialisasi pencegahan wabah Covid-19 melalui spanduk, brosur dan  "bewara" dengan cara keliling kampung.

"Kami pun secara aktif melakukan investigasi dan identifikasi orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP)," ujarnya.

Selain itu,  lanjut Aas,  dilaksanakan Operasi penyemprotan disinfektan di  lingkungan RW, sarana publik dan sosial.

Sedangkan pagu anggaran desa tahun  2020 di Kabupaten Bandung Barat yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp 252.987.831.000,   ADD  Rp. 120.977.404.100,,agi hasil pajak daerah : Rp 46.390.000.000, bagi hasil retribusi daerah Rp 4.826.478.491, kurang salur pajak 2018 Rp. 4.682.612.823 dan kurang salur retribusi 2018  Rp 366.166.848.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR