Korban Jiwa Akibat Corona di AS Lebih dari 4.000 Jiwa, Donald Trump Dianggap Gagal

Dunia

Rabu, 1 April 2020 | 13:36 WIB

200401133611-korba.jpeg

vox.com

Presiden AS Donald Trump

VIRUS Corona atau Covid-19 makin mengganas di Amerika Serikat. Warga negeri Paman Sam pun mengecam presiden mereka, Donald Trump karena dianggap tak berkutik menangani serangan wabah itu.

Trump belakangan ini malah terus menjadi sasaran kritikan publik. Presiden berambut pirang ini dinilai gagal dalam mengatasi wabah virus corona yang kini semakin mengkhawatirkan di negaranya sendiri.

Ujaran itu juga dilontarkan oleh anak dari Hillary Clinton, yaitu Chelsea Clinton. Dia mengklaim bahwa banyak orang-orang di Amerika tengah sekarat di tengah pandemi ini karena "kegagalan Donald Trump dalam kesehatan masyarakat, kepemimpinan dan kemanusiaan," kata Chelses

Dilansir dari Independent pada hari Rabu (1/4/2020), Chelsea meng-retweet sebuah postingan di media sosial Twitter pribadinya yang memperlihatkan sebuah cuplikan video dimana Donald Trump tengah menjelaskan kemungkinan jumlah kematian di AS.

Di sisi lain, Trump memperingatkan bangsa Amerika untuk mempersiapkan diri mereka untuk periode dua minggu ke depan. Sebuah prediksi baru menyatakan sebanyak 100-240 ribu orang akan meninggal akibat virus corona, meski penerapan social distancing dilakukan.

"Banyak kegagalan-untuk menguji setiap kasus yang dicurigai, untuk mengisolasi kasus yang dikonfirmasi, untuk menghubungi jejak, untuk secara memadai mempersiapkan & melindungi petugas kesehatan kami," Begitu caption Chelsea, dilansir kembali dari viva.co.id.

"Presiden @realDonaldTrump tidak menyebabkan #covid19 tetapi orang-orang sekarat karena kegagalannya dalam kesehatan publik, kepemimpinan dan kemanusiaan," tambahnya.

Data terbaru dari John Hopkins University, jumlah kematian akibat virus corona di Amerika Serikat sudah mencapai 4.000 orang, per Rabu 1 April 2020. AS mencatat 700 kematian dalam satu hari pada Selasa 31 Maret 2020. Jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 189.510 pasien.

Trump telah banyak menerima kecaman luas dari rakyatnya karena sangat lambat dan menganggap remeh dampak yang ditumbulkan virus ini. Trump selama berminggu-minggu telah mengatakan, virus corona itu tidak lebih buruk dari Flu. Sehingga dirinya berpikiran tingkat kematiannya akan lebih rendah dari apa yang dikatakan para ahli kesehatan.

Chelsea Clinton adalah anak dari Hillary Clinton. Hillary Clinton merupakan lawan politik Trump pada pencalonan Presiden Amerika Serikat pada tahun 2016 silam. Hillary juga baru-baru ini ikut menulis untuk CNN dengan judul "Di bawah Trump, Amerika kurang siap untuk wabah corona virus."

Hillary Clinton yang merupakan seorang pengajar di Sekolah Kesehatan Masyarakat, Mailman di Columbia mengatakan, dalam artikelnya bawah kemampuan negaranya itu dalam mengatasi pandemi telah melemah karena pemotongan yang dilakukan presidennya terhadap infrastruktur kesehatan masyarakat.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR