Penanganan Covid 19, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar

Daerah

Rabu, 1 April 2020 | 11:18 WIB

200401111404-penan.jpg

Septian Danardi

DEMI menangani penyebaran virus corona (covid-19) di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya siap mengalokasikan anggaran yang tidak terbatas.

"Secara hitungan kasar, jika ditotalkan kemampuannya mungkin ada diangka 100 miliar siap digelontorkan," kata Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto di gedung Setda, Rabu (1/4/2020).

Bersama Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, pihaknya siap terjun dalam penanganan virus tersebut.

Meski tidak menganggarkan khusus namun karena darurat, sehingga pihaknya akan menunda seluruh program kegiatan untuk sementara dilakukan penundaan. "Apalagi program yang tidak berhubungan dengan masyarakat langsung, seperti kesehatan, pendidikan kami lakukan bloking anggaran," katanya.

Anggaran yang telah dibloking ini, kata Ade, dialihkan untuk penanganan penyebaran covid-19, apabila itu diperlukan. Sehingga seluruh anggaran tersebut seluas-luasnya dijadikan sebagai cadangan dana bukan dana cadangan.

"Sampai saat ini, kami terus menginfentalisir anggaran mana saja yang sifatnya urgen bagi masyarakat dan anggaran mana yang bisa ditunda serta dialihkan untuk penanganan covid 19," ujarnya.

Dikatakan Ade, hingga kini kira-kira masih dilakukan proses hitung. Namun sekitar diangka Rp 100 miliar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bisa menyediakan, sebagai upaya penanganan covid 19.

Untuk ditingkatan pusat saja pengalihan anggaran penanganan covid-19 bisa dilakukan. Bahkan saat ini untuk seluruh DAK (Dana Alokasi Khusus), baik yang sedang berjalan dan akan berjalan, harus dihentikan. Terkecuali anggaran yang diperuntukan untuk kesehatan dan pendidikan.

"DAK saja bisa dipergunakan, apalagi anggaran lainnya yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, baik dari Bantuan Provinsi maupun APBD," katanya.

Meski demikian, Ade menegaskan, jangan sampai salah kaprah. Dimana anggaran tetap dari satuan perangkat daerah, tetapi pelaksanaannya lebih dulu diutamakan pada penanganan covid 19.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR