Wabup Garut: Pasien Positif Covid-19 Sempat Datangi Dua Faskes

Daerah

Selasa, 31 Maret 2020 | 13:58 WIB

200331135928-wabup.jpg

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman

WAKIL Bupati Garut, dr Helmi Budiman menyebutkan, satu pasien positf Covid-19 yang saat ini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Slamet Garut, sebelumnya sempat mendatangi dua fasilitas kesehatan (Faskes).

Menurut Helmi, pasien tersebut pertama kali berobat ke Faskes pada Sabtu (21/3/2020). Kemudian keesokan harinya, ia pun kembali berobat ke Faskes lainnya di kecamatan yang sama.

Saat menangani pasien tersebut, paramedis di Faskes tidak menggunakan alat pelindung diri (APD).

"Jadi dia itu sudah terjangkit sejak di Jakarta. Dalam keadaan sakit, pulang ke Garut tanggal 20 Maret. Saat itu kita memang belum melakukan penjagaan di Kadungora," ujarnya, Selasa (31/3/2020).
 
Karena terus mengalami gejala demam, terang Helmi, akhirnya pada 23 Maret pasien laki-laki berusia 56 tahun itu dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut dan langsung menjadi PDP (pasien dalam pengawasan) karena mengalami beberapa gejala seperti demam.

"Pasien tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil tes swab keluar pada Senin (30/3/2020) sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam," ucapnya.  

Helmi menuturkan, setelah mengetahui positif, pihaknya pun langsung melakukan  tindakan-tindakan taktis dan strategis agar virus tidak menyebar. Saat ini pasien sudah ditangani dan pihaknya melakukan tracking.

Helmi menyebut, ada sekitar tujuh tempat yang saat ini sedang ditelusuri. Bisa jadi dalam suatu tempat yang didatangi, pasien tersebut bertemu dengan puluhan orang.

"Bisa jadi dalam satu tempat ia kontak dengan berpuluh-puluh orang. Kalau diambil rata-rata 30 (orang), maka ada 200 yang harus dilakukan pemeriksaan dan rapid test," katanya.

Helmi mengatakan, saat ini petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan. Pihaknya pun meminta warga untuk taat mengikuti social distancing dan physical distancing sesuai arahan dari pemerintah.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR