Polda Jabar Lakukan Penyemprotan Disinfektan dalam Skala Besar

Bandung Raya

Selasa, 31 Maret 2020 | 12:02 WIB

200331120248-polda.jpg

Remy Suryadie

Mobil milik Polda Jabar menyemprotkan disinfektan di Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (31/3/2020).

TIM gabungan dari Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi dan Pemerintah Provinsi Jabar, melakukan penyemprotan disinfektan skala besar di beberapa ruas jalan nasional di Kota Bandung, Selasa (31/3/2020).

Kepala Biro Operasional Polda Jabar, Kombes Pol. Stephen M Napiun didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Saptono Erlangga mengatakan, hari ini Polda Jabar meneruskan maklumat Kapolri. Salah satunya instruksi presiden tentang penguatan social distancing kepada masyarakat.

"Hari ini tentunya dengan satuan tugas kami, yaitu di dalam Operasi Aman Nusa II, tentang bencana nonalam, maka secara serentak, kami seluruh jajaran Polda Jabar melaksanakan penyemprotan disinfektan terhadap 754 lokasi di Jawa Barat," terangnya.

Masih dikatakannya, dalam pelaksanaan tersebut, pihaknya menurunkan personel sebanyak 8.813 anggota gabungan TNI-Polri dan Damkar. "Untuk Polri 3.715 personel, dari TNI 1.390, dari Pemda 2.352, dan unsur lain 1.356," terangnya.

Stephen menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat mengerjakan pekerjaannya, baik di rumah maupun yang terpaksa bekerja di luar, dengan rasa aman.

"Sehingga budaya untuk hidup tertib, budaya untuk menjaga jarak, sosial, budaya, untuk menjaga jarak satu dengan yang lainnya, person to person ini dapat terjaga dengan baik. Termasuk budaya untuk hidup sehat. Kita berharap Indonesia memiliki tiga keuntungan dalam situasi ini, yang Tuhan sudah tetapkan dan berikan kepada kita sebagai anugerah," papar dia.

Masih dikatakannya, Indonesia bukan menjadi negara pertama yang mengalami. Sehingga kita bisa belajar dari pengalaman orang lain, dari pengalaman negara lain untuk melaksanakan antisipasi kedepan.

"Yang kedua, negara kita seperti saat ini, sepanjang hari sepanjang tahun, itu kita masih memiliki sinar ultraviolet yang cukup. Kita harap ini bisa memutus mata rantai penyebab Covid-19. Dan yang ketiga, kita negara kepulauan, dipisahkan oleh lautan. Dengan demikian kita harapkan tidak menyebar sampai seluruh Indonesia," terangnya.

"Kita di Jawa, khususnya Jawa Barat yang memiliki penduduk terbesar, kurang lebih 51 juta, harus betul-betul fight dengan ini. Sesuai arahan gubernur, bapak gubernur juga sudah mengeluarkan maklumat, dengan demikian kita bisa laksanakan untuk kepentingan masyarakat, termasuk juga tugas-tugas dari gugus daerah," tandasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR