Lewat Lagu "Tulung", Didi Kempot Berharap Wabah Corona Berakhir

Hiburan

Selasa, 31 Maret 2020 | 09:03 WIB

200331084414-lewat.jpg

dok

Didi Kempot

APA yang bisa dilakukan seorang seniman di tengah wabah virus corona? Salah satu caranya tentu lewat karya.

Seperti yang dilakukan Godfather of the Broken Heart, Didi Kempot. Musisi asal Surakarta yang identik dengan sobat ambyar ini merilis single baru bertajuk "Tulung".

Didi menyebutkan, pada dasarnya lagu "Tulung" bercerita tentang seseorang yang terluka karena asmara. Ia meminta bantuan kepada Tuhan Sang Penguasa Alam Semesta lewat angin dan bulan agar rasa sakit bisa terobati.

"Namun di balik cerita lagu ini jika dikaitkan dengan yang terjadi saat ini, lagunya mengandung makna bahwa kata tulung memiliki pengertian yang lebih luas lagi. Kita semua meminta tolong kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar segala resah dan penderitaan rakyat Indonesia bahkan dunia dari paparan virus corona segera berakhir," tutur Didi Kempot via pos-el, Selasa (31/3/2020).

Ditulis wartawan "PR", Windy Eka Pramudya, konsep musik "Tulung" digarap Titred dan Bayu Onyonk. Seperti ciri khas Didi selama ini, untuk lagu "Tulung" dia kembali mengemas dengan congdut alias keroncong dangdut.

Lirik dan musik berpadu menyatu menyatu suara khas sang GodFather of the Broken Heart membuat lagu ini easy listening dan sarat makna yang dalam. Didi seperti menyuarakan jeritan hati seseorang yang membutuhkan pertolongan Yang Maha Kuasa.

Menurut Didi, lagu "Tulung" bukanlah karya anyar. Sebelumnya bersama label Nagaswara dia pernah merilis album Didi Kempot "Munajat Tresno" pada 2002. Lagu "Tulung" terdapat di album itu bersama hit "Cucak Rowo". Kini, merasa lagu "Tulung" relevan dengan situasi dan kondisi, Didi merilis ulang sebagai single andalan.

"Semoga single yang saya tulis ini dapat menemani para penikmat musik Indonesia. Mudah-mudahan wabah corona segara berakhir, dan lagu ini dapat menghibur semua orang," ujar Didi Kempot.

Didi Kempot yang bernama asli Didi Prasetyo ini lahir pada 1966. Ia merupakan anak dari seniman tradisional Ranto Edi Gudel yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Ranto. Didi juga merupakan adik dari almarhum pelawak senior Srimulat, Mamiek Prakoso.

Saat ini nama Didi Kempot kian populer di berbagai kalangan. Tak hanya orang tua, tapi generasi milenial yang menyebut diri sebagai sobat ambyar juga menjadi penikmat karya Didi. Sebagai musisi, ia memang berulang kali sukses dengan lagu karya ciptanya baik di dalam maupun luar negeri. Selama berkarya, Didi sudah menulis lebih dari 700 lagu.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR