Polres Cimahi Ungkap Pembibitan dan Tanaman Ganja di Kp Cibogo, Lembang

TKP

Senin, 30 Maret 2020 | 15:23 WIB

200330152818-polre.jpg

Remy Suryadie

SATUAN Resese Narkoba Polresta Cimahi berhasil mengungkap lokasi pembibitan dan tanaman pohon ganja yang berada di Jalan Nyampay Kp. Cibogo Rt 03/10 Desa Cibogo Kec. Lembang Kab. Bandung Barat.

Selain itu petugas pun mengamankan dua orang pria yang diduga kuat sebagai pemilik lahan tersebut.

Kapolresta Cimahi AKBP M Yoris Maulana saat dikonformasi, Senin (30/3/2020) mengatakan kedua pria yang diamankan berinisial AG (50) dan IN (59).

Terbongkarnya lokasi pembibitan dan lahan ganja ini berawal ditangkapnya AG di rumahnya di Kampung Cibogo, Desa Cibodas Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (28/3/2020) yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Cimahi AKP Andri Alam Wijaya, SH, Sik.

"Selama 1 minggu tim melakukan penyelidikan terkait dugaan info edar gelap ganja yang mengarah kepada lokasi ladang ganja di wilayah hukum Polresta Cimahi," jelasnya.

Setelah mengamankan AG, lanjut Yoris, tim melakukan pengembangan dan pada hari Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 09.00 berlokasi di sebuah rumah tua di Jln. Nyampay Kp. Cibogo Rt 03/10 Desa Cibogo Kec. Lembang Kab. Bandung Barat, tim berhasil menangkap IN. Saat penggeledahan di lokasi ditemukan sebuah tempat yang digunakan sebagai tempat penyemaian/pembibitan/ bercocok tanam pohon ganja.

"Pengakuan para tersangka bahwa bibit yang didapatkan tersebut diperoleh dari UDIN di Jakarta yang kini menjadi daftar pencarian orang Polresta Cimahi," terangnya.

Masih dikatakan Yoris, dari tangan kedua pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti berupa ganja kering sekitar 50 gram siap pakai, satu bungkus bibit biji ganja 50 gram, 11 pohon tanaman ganja berukuran dua meter, peralatan pertanian dan menyegel bidang lahan 50 meter di Jalan Nyampay, Kampung Cibogo Desa Cibogo, Lembang, Bandung Barat, yang diduga dijadikan lahan untuk menanam ganja.

Selanjutnya, kedua tersangka berikut barang bukti dibawa ke Sat Res Narkoba Polres Cimahi untuk penyidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, kedua pelaku itu diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.

"Pasal yang dilanggar Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman seumur hidup atau minimal 5 (lima) tahun penjara sampai 20 tahun penjara," tegas Yoris.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR