Penutupan Candi Borobudur Diperpanjang

Nasional

Senin, 30 Maret 2020 | 14:11 WIB

200330141141-penut.jfif

dok

Candi Borobudur

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) kembali melakukan penutupan akses bagi wisatawan terhadap beberapa destinasi wisata yang dikelola seperti Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, Unit Teater Dan Pentas Ramayana.

"Penutupan ini kembali dilakukan mulai dari 30 Maret sampai 11 April 2020,," kata Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono dalam siaran persnya, Senin (30/3/2020).

Menurut dia, penutupan kembali ini dilakukan dengan melihat terus perkembangan kasus pandemi Covid-19 yang berada di kawasan Jawa Tengah dan juga Daerah Istimewa Yogyakarta. PT TWC terus berkoordinasi, baik dengan stakeholder dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

"Kami terus lakukan koordinasi serta mengamati perkembangan pandemi Covid-19 ini. Menindaklanjuti kondisi saat ini, maka kami memutuskan untuk melanjutkan penutupan sementara operasional TWC," katanya.

Ia mengatakan, selain melakukan penutupan operasional, PT TWC juga terus melakukan kegiatan preventif dalam mengurangi upaya penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan baik di lingkungan kerja PT TWC maupun di daerah dengan melibatkan perusahaan BUMN lainnya.

"Merujuk kepada Surat Keputusan Menteri BUMN No. 77/MBU/03/2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang Satuan Tugas Bencana Nasional BUMN, PT TWC ditunjuk sebagai
Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta," katanya.

Edy mengatakan, untuk kepentingan tersebut PT TWC telah melakukan koordinasi bersama BUMN-BUMN lainnya untuk menyikapi serta membantu menanggulangi pandemi ini.

Selain itu, PT TWC juga melakukan tindakan preventif di lingkungan kerjanya, dengan melakukan penyemprotan disinfektan yang dilakukan tiga kali sehari.

"Upaya ini turut dibarengi dengan melakukan perbaikan sarana dan prasarana di lingkungan Taman Wisata Candi," tandasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR