Bantu Warga Miskin Terdampak Covid-19, Pemkot Bandung Salurkan 23 Ribu Paket Sembako

Bandung Raya

Senin, 30 Maret 2020 | 14:02 WIB

200330140006-bantu.jpg

Humas Setda Kota Bandung

PEMKOT Bandung bakal menyalurkan 23 ribu paket sembako bagi warga miskin yang terdampak Covid-19. Bantuan ini berasal dari penggalangan dana perusahaan dan instansi swasta, dengan nilai Rp 4,6 miliar.

"Selain meminta masyarakat untuk diam di rumah kami berupaya untuk menghadirkan solusi bagi warga yang terdampak (seruan) diam di rumah, khususnya bagi masyarakat yang miskin dan sangat miskin," ungkap Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai pembagian sembako di Pendopo Kota Bandung, Jln. Dalem Kaum, Kota Bandung, Senin (30/3/2020).

Menurutnya, ada banyak warga miskin yang penghasilannya berkurang, karena tidak bekerja selama pandemi Covid-19 ini. Sehingga mereka adalah sasaran utama pemberian bantuan ini.

"Dari proses atau kebijakan meminta warga diam di rumah, pasti ada konsekuensinya. Kalau yang pekerja formal mungkin masih ada gaji. Tetapi kalau pekerja yang penghasilannya harian, pasti warga kita nggak bisa bekerja atau mencari nafkah," tuturnya.

Dikatakannya penyaluran bantuan berupa bahan pokok ini pun akan terus berlangsung selama tiga bulan ke depan. Ia meminta para pengusaha untuk terus membantu warga miskin Kota Bandung.

"Insyaallah ini akan dilaksanakan sampai 3 bulan ke depan. Mudah-mudahan para donatur tidak hanya satu bulan, ini tetapi terus mengalir bantuan dari para pengusaha. Sehingga warga Kota Bandung bisa punya solusi dari kebijakan kami agar mereka diam di rumah," terang Oded.

Oded memastikan bantuan ini tidak akan tumpang tindih, mengingat akan ada bantuan dari pemerintah pusat. Publik disasar adalah mereka yang tidak tercantum pada daftar pembagian bantuan dari pemerintah pusat.

"Yang kita utamakan desil satu dan desil dua warga yang miskin tadi. Tidak akan overlap dengan yang dari pusat," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Bandung Sehat, Siti Muntamah Oded menerangkan kecamatan yang akan mendistribusikan bantuan ini. Pihaknya akan memastikan tidak ada warga yang berkerumun karena pembagian akan diberikan langsung ke rumah-rumah.

"Pembagiannya kita drop ke kecamatan-kecamatan. Maka kecamatan mendrop ke kelurahan kemudian diantar, TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yang menjadi kunci, karena yang tahu rumah-rumah (warga sasaran). Kita antarkan ke rumah," tambahnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR