Dampak Corona, Pengepul Ikan di Pantai Garut Selatan Gulung Tikar

Daerah

Senin, 30 Maret 2020 | 13:56 WIB

200330135631-dampa.jpg

pesona.travel

ilustrasi

PULUHAN penampung ikan dari nelayan di sepanjang pantai selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, gulung tikar. Penjualan ikan keluar daerah Garut sudah dihentikan sejak mewabahnya virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Garut, Yudi Nugraha Lasminingrat mengatakan, sebenarnya untuk potensi perikanan di pantai selatan Garut masih berlimpah. Namun para bandar atau pengepul ikan dari para nelayan sudah kesulitan untuk menjual baik untuk kebutuhan lokal maupun ekspor.

"Hasil tangkapan ikan masih berlimpah, hanya untuk pemasaran ini yang sulit akibat mewabahnya virus corona," ujarnya, Senin (30/3/2020).

Para pengepul ikan lebih memilih berhenti, karena untuk kebutuhan ikan untuk konsumsi di wilayah Garut bisa langsung ditangani para nelayan.

"Ya, nelayan itu sendiri yang langsung menjual ikan untuk kebutuhan warga setempat," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pengepul ikan asal Pantai Taman Manalusu, Kecamatan Cikelet Garut, Sobri mengatakan, biasanya dia menampung dan memasarkan ikan hasil tangkapan nelayan tiap hari bisa mencapai satu kwintal perhari. Saat virus Corona melanda Indonesia, hanya mampu menjual 10kg tiap hari.

"Kalau hanya mampu menjual 10 kg, lebih baik kami berhenti saja pak," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR