Ada-Ada Saja, Minta Warga Tetap di Rumah Polisi Pakai Helm Berbentuk Virus Corona

Ragam

Senin, 30 Maret 2020 | 08:49 WIB

200330084954-ada-a.jpg

AFP

INDIA saat ini menjadi salah satu negara yang terkena dampak virus corona atau Covid-19 yang mematikan. Kondisi tersebut membuat Kepolisian India terus melakukan patroli guna mengingatkan para warga tetap berada di rumah.

India yang memiliki 1,3 miliar penduduk memutuskan lockdown dalam tiga minggu ke depan. Sejauh ini India melaporkan lebih dari 800 kasus positif corona dan sedikitnya sudah ada 19 orang yang meninggal dunia.

Tak mau virus terus menyebar dan merenggut korban jiwa yang lebih banyak, pemerintah India mengerahkan polisi untuk melakukan sweeping dan juga sosialiasi. Namun, ada yang unik dari kegiatan polisi itu.

Polisi memakai helm berbentuk virus corona dalam menjalankan tugasnya itu. Seperti dilansir Livemint, desain helm itu lahir dari seniman lokal bernama Gowtham.

Helm full face biasa diberi warna merah dan menempelkan kertas panjang yang menyerupai virus corona. Memang terlihat tak bagus dan cukup menjijikan, namun hal tersebut dilakukan demi mengingatkan masyarakat akan bahayanya virus corona.

"Saya menggunakan helm yang rusak dan beberapa potongan kertas untuk menyiapkan ini. Saya juga telah menyiapkan beberapa plakat yang bertuliskan slogan (untuk dirumah saja-Red) dan siap untuk diserahkan ke polisi," kata Gowtham dilansir kembali dari 100KJP.

Salah satu informasi pemakaian helm unik itu disampaikan Anjali B dalam akun Twitternya, @TheWayfarerSoul. "Cops are wearing Coronavirus helmets in Chennai to spread awareness. These may look scary and ugly but the point has to be made! #CoronaUpdate," begitu tulisnya.

Yang memakai helm tersebut adalah Inspektur Polisi Rajesh Babu di jalan kota Cehnnai, Tamil Nadu, India. Menurutnnya, helm tersebut cukup membantu dan efektif dalam mensosialisasikan virus asal Cina itu.

"Kami mengambil semua cara tetapi orang-orang masih keluar di jalanan. Oleh karena itu, helm corona ini adalah salah satu langkah yang kami ambil untuk memastikan bahwa orang-orang sadar akan keseriusan petugas," katanya.

"Helm adalah upaya untuk melakukan sesuatu yang berbeda ketika saya menggunakan helm ini, bahaya corona virus ini yang muncul di benak para pengendara. Terutama, anak-anak bereaksi keras setelah melihat ini dan ingin segera pulang," lanjut Rajesh.

Selain itu, polisi India juga mengambil tindakan tegas kepada masyarakat yang tetap keluar rumah. Bahkan, ada video yang memperlihatkan polisi memukul pengendara motor yang masih keliaran di jalan memakai rotan atau tongkat.

Memang, masyarakat sebenarnya masih diperkenankan untuk keluar rumah tapi hanya membeli pasokan makanan. Tetapi, petugas polisi tersebut disebut menyerang orang secara acak. Maka itu, orang-orang yang tengah berjalan pun terkadang terkena sabetan.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR