Bupati Bandung Berdoa Bersama Anak Yatim dan Santri

Bandung Raya

Minggu, 29 Maret 2020 | 19:04 WIB

200329190535-bupat.jpeg

BUPATI Bandung H. Dadang M Naser melakukan doa bersama dengan sejumlah santri dan anak yatim  melalui teleconference, di rumah jabatannya di Soreang, Jumat (27/3/2020).

Kegiatan doa bersama yang dipimpin oleh pimpinan Pondok Pesantren Al-Burdah Kutawaringin, KH. Ahmad Busiri Muslim ini dalam upaya memohon kepada Alloh Subhannahu Wa Ta'ala agar wabah virus corona cepat berakhir.

"Jelang bulan suci ramadhan 1441 H, kami bersilaturahmi sekaligus melakukan doa bersama dengan sejumlah santri dan anak yatim, agar wabah virus corona ini cepat berakhir," ucap Bupati Dadang Naser.

Bupati mengatakan, biasanya doa bersama digelar di Masjid Al-Fathu, Lapang Upakarti atau di Dom Bale Rame Sabilulungan. Namun karena virus corona, kegiatan itu dilakukan melalui teleconference dengan sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung.

Bupati menerangkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk tafakur (renungan) masyarakat Kabupaten Bandung di tengah penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19).

“Tentunya ini merupakan salah satu upaya spiritual, disamping ikhtiar yang telah kami lakukan untuk menekan penyebaran virus, seperti penyemprotan disinfektan di area publik serta instruksi physical distancing kepada masyarakat,” terang Dadang Naser.

Sementara menghadapi bulan Ramadhan, pihaknya masih mengkaji terkait penerapan lockdown di Kabupaten Bandung.

“Bersama MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Bandung, kami akan mencari strategi yang tepat. Kami akan memetakan terlebih dahulu kegiatan – kegiatan selama Ramadhan sampai menjelang Idul Fitri, seperti shalat tarawih dan mudik. Dari sana, dapat kita tarik kesimpulan apakah Kabupaten Bandung perlu menerapkan lockdown atau tidak,” urainya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, selama merebaknya covid-19 harga jual daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung mengalami penurunan.

“Ini semua terjadi karena omset restoran dan hotel di Kabupaten Bandung terus menurun. Oleh karena itu, Distan  (Dinas Pertanian) bersama Aspartan (Asosiasi Pasar Tani) Kabupaten Bandung akan melakukan trobosan dengan sistem penjualan online. Selain untuk menstabilkan kembali harga daging ayam, hal tersebut juga dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumahtangganya,” imbuhnya.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR