Pengunjung Terus Menurun, Keraton Kasepuhan Ditutup Sementara Hingga 8 April

Pariwisata

Minggu, 29 Maret 2020 | 18:05 WIB

200329180807-pengu.jpg

MENYIKAPI pandemi Covid-19, Keraton Kasepuhan Cirebon akan ditutup untuk umum mulai 30 Maret hingga 8 April 2020. Hal itu dikatakan Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat melalui peaan whatsapp, Ahad (29/3/2020).

Itu artinya, lanjut Sultan, wisata sejarah dan budaya di Keraton Kasepuhan, Museum Pusaka dan Dalem Agung Pakungwati tertutup untuk umum.

Selama Keraton Kasepuhan ditutup lanjut Sultan, aktivitas di dalam keraton berjalan seperti biasa, seperti keamanan dan ketertiban tetap jaga, kebersihan dan Pemandu meningkatkan kapasitas memandu dan bahasa asing.

"Selain itu pada Senin besok, rencananya akan ada penyemprotan desinfektan di kawasan Keraton Kasepuhan," tambah Sultan Sepuh.

"Namun untuk Gua Sunyaragi masih buka aeperti biasa. Terlebih Gua Sunyaragi dan Makam Sunan Gunung Jati sudah lebih awal disemprot desinfektan".

Sultan Sepuh menyebutkan, kenapa Gua Sunyaragi masih tetal dibuka, karena kawasannya terbuka dan sinar matahari sepanjang hari menyorot ke sana, ditambah hembusan angin yang terbuka.

"Gua Sunyaragi relatif aman dari virus karena sepanjang hari tersorot ainar matahari dan hembusan angin," tandasnya.

Sedangkan kunjungan wisatan selama belan Maret ini hanya mencapai 4000 orang. Biasanya lanjut Sultan biasanya rata-rata perbulannya ada 15 ribu sampai 20 ribu pengunjung.

"Sejak mewabah virus corona, tingkat kunjungan pengunjung ke Keraton Kasepuhan terus menurun. Makanya, untuk sementara Keraton Kasepuhan ditutup untuk umum," tamdasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR