Damkar Subang Semprot Sembilan Pasar Tradisional

Daerah

Minggu, 29 Maret 2020 | 17:50 WIB

200329175116-damka.jpg

Dally Kardilan

Petugas dari Satpoldam Subang sedang melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Kasomalang, Subang.

SATUAN Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpoldam) Kabupaten Subang dalam sehari, Ahad (29/3/2020) melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sembilan pasar tradisional di wilayahnya. Bahkan pada besok hari akan berlanjut sesuai dengan permintaan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Pasar.

Kasatpoldam Subang, Dikdik Solihin melalui Kabid Damkar, Dede Rosmayandi yang ditemui di sela-sela pelaksanaan penyemprotan di Pasar Kasomalang mengatakan, kalau apa yang dilakukannya merupakan perintah dari Kepala DKUPP. “Jadi kita hanya tenaga dan transportasinya saja, sedangkan disinfektan dari DKUPP dan dibantu oleh aparat dari TNI dan Polri,“ katanya.

Disebutkan, kegiatan penyemprotan dibagi 3 wilayah, Pantura, Tengah dan Selatan, dengan masing-masing menerjunkan 2 regu sehingga ada sembilan pasar tradisional. Penyemprotan ini bertujuan, untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Subang. Dengan demikian masyarakat dan pedagang dapat merasa tenang dan nyaman.

Selain itu juga penyemprotan dilakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Subang terkait antisipasi penyebaran Covid-19. “Besok kita akan berlanjut ke wilayah Barat, yaitu Pasar Purwadadi, Pasar Cipeundeuy, dan Pasar Pagaden. Sedangkan yang sudah Pasar Sagalaherang, Jalancagak, Kasomalang, Cisalak, Tanjungsiang, Pusakanegara, Pamanukan, Wates, dan Pasar Bobos, Legon Kulon, “jelas Dede.

Sementara itu,  PMI Kabupaten yang mengerahkan relawannya sejak Senin (23/3/2020) telah melakukan penyemprotan sebanyak 26 tempat baik perkantoran maupun umum dan komplek perumahan serta lingkungan, termasuk rumah dinas Bupati. “Tentu saja besok juga masih ada yang minta dilakukan penyemprotan, sedangkan cadangan disinfektannya mulai menyusut,“ kata staf markas PMI, Yuyus.


 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR