UMKM di Garut Meradang, Kadin Siapkan Langkah

Daerah

Minggu, 29 Maret 2020 | 17:43 WIB

200329174509-umkm-.jpg

BERBAGAI sektor usaha di Kabupaten Garut Jawa Barat, sejak munculnya wabah virus corona (Covid-19) mulai terdampak. Mulai dari usaha ekspor impor hingga perdagangan lokal mulai sepi dan sebagian sudah mengehentikan usahanya.

Lima langkah yang saat ini dilakukan oleh para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Garut  untuk menghindari keterpurukan para pelaku usaha, salah satunya membantu pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

"Seluruh sektor usaha kini di ambang kelumpuhan, ini akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat umum," ujar Ketua Kadin Garut, Yudi Nugraha Lasminingrat, melalui rilis yang diterima, Ahad (29/3/2020).

Langkah Kadin untuk mengatasi Covid-19 salah satunya membantu pemerintah, dengan memberikan bantuan alat semprot elektrik, disinfektan, hand sanitizer dan masker secara besar-besaran. Hal itu dilakukan agar Kabupaten Garut terhindar dari penularan Covid-19, hingga saat  ini belum ditemukan warga Garut yang positif terpapar corona.

"Kami bantu all out untuk alat semprotnya, disinfektan, hand sanitizer dan masker, yang memang saat ini mulai sulit didapat oleh masyarakat," ungkap Yudi.

Ia menambahkan, sektor pariwisata dan perhotelan, perajin kulit, petani akar wangi, kopi hingga pedagang pasar, kini sudah mulai lumpuh. Belum lagi daya beli masyarakat sudah anjlok dari biasanya. Hal itu dirasakan oleh para pedagang di pasar tradisional.

"Kami berharap pemerintah segera menciptakan salus populis suprema lex, bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," pungkasnya.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR