Pemprov Jabar Anggarkan Rp 3 Triliun bagi Yang Terdampak Covid-19

Bandung Raya

Minggu, 29 Maret 2020 | 07:53 WIB

200329072608-pempr.jpg

PENYEBARAN pandemi COVID-19 tak hanya memberikan dampak buruk bagi kesehatan, tapi juga bagi sektor ekonomi. Kerena situasi tersebut, banyak warga yang dipaksa tidak bekerja yang akhirnya tidak mendapatkan penghasilan seperti biasanya.

Banyak warga yang penghasilannya terancam berkat kebijakan social distancing, pasalnya penghasilan mereka tergantung pada mobilitas warga sehari-hari.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan kepada warga terdampak corona seperti pengemudi ojek online (ojol), pedagang kecil, supir taksi, supir angkot, tukang parkir, dan sebagainya yang pekerjaannya bergantung pada mobilitas warga.

Pemprov akan memberikan bantuan uang tunai dan sembako.

"Kami pahami curhatan rakyat seperti ojol, supir taksi, tukang parkir yang tidak punya pendapatan. Kami akan memberikan bantuan tunai dan pangan per bulan Rp500 ribu," kata gubernur yang akrab disapa Emil seperti dilansir dari prfmnews.id, Minggu (29/3/2020).

Emil mengatakan, Pemprov Jabar menyiapkan total anggaran Rp3 triliun. Anggaran tersebut telah melalui perhitungan secara matang.

"Kami beri Rp500 ribu per bulan, yang butuh bisa sampai 1,5 juta orang, jadi 1,5 juta dikali 500.000, sebulan akan dianggarkan Rp750 miliar. Karena kemungkinan wabah (corona) ini sampai 4 bulan, jadi dikali 4, kira-kira totalnya Rp3 triliun," kata Emil.

Menurut Emil, anggaran tersebut diambil dari pos anggaran lain, seperti anggaran untuk perjalanan dinas, dan sejumlah proyek lain.

"Semua anggaran kita geser buat bantuan," kata Emil.

Emil menuturkan, anggaran tersebut sudah disepakati bersama DPRD Provinsi Jawa Barat.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR