Jalan Longsor, Akses Warga di Kecamatan Leuwisari Tasikmalaya Terputus

Daerah

Sabtu, 28 Maret 2020 | 20:04 WIB

200328192014-jalan.jpg

Septian Danardi

TEBING penyangga jalan Desa Jayaputra, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, ambruk, Sabtu (28/3/2020). Akibatnya, jalur jalan tersebut terputus dan akses warga terganggu.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, disaat musibah wabah corona yang terjadi pada akhir-akhir ini, terputusnya akses jalan untuk warga dirasa cukup membuat waswas.

Pasalnya, akses warga Peteyjaya dan Kampung Cilimbung itu merupakan satu-satunya jalur yang bisa dilalui dengan kendaraan besar. Dikhawatirkan jika ada penyemprotan atau penanganan wabah corona petugas tidak bisa masuk.

Babinsa Desa Jayaputra Koramil 1212/Leuwisari, Serka Angga Yuzirwan menyebutkan, kejadian longsor di Kampung Peteyjaya RT 04 RW 01, Desa Jayaputra tersebut, akibat tergerus air hujan deras yang mengguyur dikawasan Leuwisari. Sehingga penyangga jalan tak kuat menahan gerusan air lalu ambrol sekitar pukul 03.40 wib.

"Hujan deras sepanjang malam mengakibatkan tebing penyengga jalan ambruk sehingga jalan terputus. Panjang longsoran di perkiraan sekitar panjang 27 meter lebar 3 meter dan kedalaman 10 meter. Akibat kejadian tersebut sementara jalan tidak bisa dilewati karena masih berbahaya," katanya.

Akibat kejadian tersebut, kata Angga, terputusnya akses menuju Kampung Cilimbung dan Kampung Peteyjaya begitu juga sebaliknya. Selain jalan di lingkungan pemukiman warga juga masih tertutup material longsoran berupa tanah dan bebatuan.

Saat ini, Babinsa dan pihak Pemdes menghimbau kepada warga Kampung Peteyjaya dan Kampung Cilimbung untuk sementara waktu jangan melewati atau melintasi ke dekat lokasi longsoran karena masih rawan longsor susulan.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR