Mulai Selasa (31/3/2020), Kota Tasikmalaya Berlakukan Lockdown Lokal

Daerah

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:22 WIB

200328181350-mulai.jpg

Septian Danardi

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman (berkemeja) menjawab pertanyaan wartawan, Sabtu (28/3/2020).

PEMERINTAH Kota Tasikmalaya mengambil keputusan untuk memberlakukan karantina wilayah. Kebijakan itu diambil setelah adanya peningkatan pasien positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman mengatakan, secara teknis pemberlakuan tersebut sudah dirembukkan unsur Muspida Kota Tasikmalaya. Lockdown lokalakan diberkakukan mulai Selasa, 31 Maret 2020.

Artinya, lanjut Budi, keluar masuk kendaraan darat seperti menggunakan kendaraan umum dari luar Kota Tasikmalaya menuju Kota Tasikmalaya termasuk melalui jalur kereta api maupun udara dari Bandara Wiriadinata akan dilarang.

"Pemberlakuan ini adanya peningkatan pasien positif corona di Kota Tasikmalaya menjadi lima orang," kata Budi, usai rapat koordinasi di Hotel Santika, Sabtu (28/3/2020).

Diungkapkan Budi, kebanyakan pasien positif tersebut karena terbawa dari luar. Sehingga pihaknya harus meminimalisir yang mudik atau pulang kampung. "Apalagi sekarang banyak pabrik di Jabodetabek yang tutup sehingga karyawannya diliburkan. Ini salah satu alasan kami memberlakukan karantina wilayah," ujarnya.

Budi Budiman yang juga sebagai Ketua Tim Crisis Center Covid-19 Kota Tasikmalaya menambahkan, terkait kebijakan tersebut, nantinya di tiap perbatasan wilayah Kota Tasikmalaya akan ada posko-posko gugus tugas. Dishub juga akan secepatnya menyampaikan surat karantina wilayah.

"Ini demi meminimalisir jumlah warga Kota Tasikmalaya yang terpapar corona, walaupun kebijakan ini terus terang saja sangat berat untuk dilakukan. Tetapi ini juga harus dipahami oleh semua pihak karena tak ada pilihan lain selain karantina wilayah," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR