Tidak Ada yang Positif, Suspect Covid-19 di Garut Meningkat Tajam

Daerah

Jumat, 27 Maret 2020 | 21:45 WIB

200327214916-tidak.jpg

PERKEMBANGAN kasus Covid-19 di Kabupaten Garut hingga hari Jumat (27/3/2020) belum ditemukan kasus positif. Namun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) setiap harinya mengalami peningkatan yang cukup drastis.    

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizky Darajat mengatakan, jumlah kasus suspect Covid-19 secara keseluruhan sampai hari ini ditemukan sebanyak 439 kasus, terdiri dari 15 kasus PDP dan 424 ODP.

Menurut Ricky, pada hari ini terdapat kasus PDP baru yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr. Slamet Garut sebanyak 4 kasus, yaitu 3 orang dewasa terdiri dari perempuan 55 tahun, laki-laki 72 tahun, laki-laki 58 tahun dan satu perempuan berumur 3 tahun.

Namun demikian, terangnya, pada hari ini pula terdapat 1 PDP bayi jenis kelamin perempuan berusia 10 bulan pulang dan dinyatakan sembuh. Sehingga total PDP yang dirawat sebanyak 7 orang, terdiri dari 4 PDP baru dan 3 PDP lama.    

"Semua PDP yang dirawat sudah dilakukan tatalaksana kasus, termasuk pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium ke Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Jawa Barat (mulai hari ini), karena mengingat dan menimbang Jakarta sudah Red Zone (zona Merah)," ujarnya, Jumat (27/3/2020).

Ricky menyebutkan, pada hari ini pula dilaporkan penemuan kasus ODP yaitu sebanyak 103 kasus, atau secara komulatif sampai hari ini ditemukan sebanyak 424 kasus, dimana 24 ODP sudah dinyatakan selesai masa pemantauannya, 52 proses perawatan di rumah sakit dan puskesmas, dan 348 ODP dalam pemantauan Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

Sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat dan Instruksi Bupati Garut, tentang pelaksanaan Rapid Diagnosis test (RDT) secara masif khusus terhadap kelompok kontak risiko tinggi yaitu anggota HIPMI Garut sebanyak 18 orang yang telah mengikuti kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat di Karawang beberapa waktu yang lalu, lanjut Ricky, maka pada hari ini telah dilaksanakan pemeriksaan RDT yang dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Daerah.

"Adapun untuk hasilnya ke 18 orang tersebut dinyatakan negatif dan dapat dikategorikan aman," ucapnya.

Selain itu, lanjut Ricky, secara bertahap akan dilakukan pula RDT yang diprioritaskan pada kasus Covid-19 dengan status ODP dan PDP, dimana rencana  pelaksanaannya akan terjadwal sesuai wilayah kerja puskesmas setelah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR